Bupati Bantul Pastikan Pengerjaan Jalan Darurat Srikeminut Berjalan Optimal
Pemkab Bantul memastikan pengerjaan pembenahan jalan darurat di jalan putus Srikeminut, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri berjalan optimal
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Pemkab Bantul memastikan pengerjaan pembenahan jalan darurat di jalan putus Srikeminut, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri berjalan optimal.
- Sejumlah alat berat dan material sudah didatangkan oleh Pemkab Bantul untuk segera menuntaskan penanganan jalan putus dan longsor di Srikeminut.
- Pemkab Bantul akan menggelontorkan sekitar Rp2 miliar untuk perbaikan jalan darurat dan pembuatan tanggul di jalan putus dan longsor Srikeminut.
TRIBUNJOGJA..COM, BANTUL - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, memastikan pengerjaan pembenahan jalan darurat di jalan putus Srikeminut, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul berjalan optimal.
"Jadi, nanti ada dua pengerjaan. Dua-duanya, sama-sama sementara sifatnya," kaya Halim, Rabu (3/12/2025).
Dikatakannya, dua pengerjaan itu berupa penanganan sementara atau penanganan darurat dengan membuat satu konstruksi yang lebih bagus yakni menggunakan beronjong.
Lalu, pengerjaan kedua yakni pembangunan jembatan di sebelah utara jalan putus Srikeminut.
Pembangunan jembatan sementara dibuat dari bambu, agar lebih kuat dan aman dilintasi oleh masyarakat.
Bahkan, sejumlah alat berat dan material sudah didatangkan oleh Pemkab Bantul untuk segera menuntaskan penanganan jalan putus dan longsor di Srikeminut.
"Alat-alat berat sudah didatangkan, material juga sudah didatangkan," ucap dia.
Orang nomor satu di Bumi Projotamansari itu pun telah meninjau lokasi pembenahan tersebut bersama sejumlah pihak berkepentingan.
Baca juga: Pemkab Bantul Gelontorkan BTT Rp2 Miliar untuk Tangani Jalan Putus di Srikeminut
Anggaran Rp2 Miliar
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan menggelontorkan sekitar Rp2 miliar untuk perbaikan jalan darurat dan pembuatan tanggul di jalan putus dan longsor Srikeminut.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, mengatakan, anggaran yang dipergunakan berasal dari belanja tak terduga (BTT) tahun 2025.
Perbaikan jalan darurat dilakukan karena lokasi tersebut menjadi arus vital perjalanan anak sekolah dan mobilitas perekonomian masyarakat.
"Wunut itu kan terisolasi. (Masyarakat Wunut yang akan ke Bantul kota) harus muter jauh. Jadi, tahap awal ini, mau kita bikin jalan darurat untuk kendaraan sepeda motor," katanya.(*)
| Sampah Plastik di Bantul Kini Diolah dan Disulap Jadi Bahan Bakar Petasol |
|
|---|
| DLH Bantul Sebut Pembuang Sampah di Lahan Warga Selopamioro Diduga dari Luar Daerah |
|
|---|
| Tahun Ini, Pemkab Bantul Targetkan Perbaikan 88 Unit RTLH Tahan Gempa |
|
|---|
| Target PAD Parkir di Bantul Tahun 2026 Naik Jadi Rp1,1 Miliar |
|
|---|
| Tekan Inflasi Jelang Hari Raya, Pemkab Bantul Intervensi Pasar Lewat Gerakan Pangan Murah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Perbaikan-jalan-di-Srikeminut-Bantul.jpg)