Densus 88 Gandeng Dikpora dan KPAID Yogyakarta Perkuat Pencegahan Radikalisme Remaja
Kegiatan ini dalam upaya merespons dinamika ancaman penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi muda.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Yoseph Hary W
Kepala KPAID Yogyakarta, Silvy Dewayani, menambahkan dimensi psikologis dan perlindungan anak dalam seminar ini.
Dia menjelaskan bahwa pikiran dan emosi yang tidak terkontrol, serta tekanan batin dan frustrasi, menjadi faktor internal yang membuat siswa dan guru rentan terpapar paham radikal.
“Kepala Sekolah dan Guru memiliki peran penting dalam mendeteksi dan mengontrol siswa-siswinya. Guru harus peka terhadap kondisi sosial siswa dan mampu membentuk mental yang kuat agar anak mampu bangkit saat menghadapi tekanan,” ujar Silvy.
KPAID menekankan perlunya penguatan mindset positif melalui advokasi sosial, penguatan kurikulum pendidikan, serta advokasi kultural dan struktural sebagai bentuk pencegahan dini.
Di era digital, penggunaan gadget yang tidak terkontrol adalah ancaman besar yang berpotensi menimbulkan dampak negatif, mulai dari pornografi, cyber bullying, hingga propaganda paham radikal.
“Perlunya pendampingan dan pengawasan dari orang tua dan guru sangat diperlukan sebagai bentuk perlindungan kepada anak. Kami menyerukan sinergitas yang lebih kuat dengan berbagai stakeholder seperti DP3AP2, Dinsos, Kemenag, dan Kesbangpol untuk bersama-sama berperan menjaga generasi muda," jelasnya.
Seminar ini merupakan langkah strategis untuk mengaplikasikan strategi pencegahan (proaktif) di tingkat akar rumput yang komprehensif, dengan tujuan memutus penyebaran radikalisme dan memastikan lingkungan sekolah tetap aman dan kondusif. (hda)
| Aktivitas Gunung Merapi Senin 18 Mei 2026 Pagi Ini: BPPTKG Catat Ada 20 Kali Guguran Lava |
|
|---|
| Rute Maut Subuh Kelam, Kejar-kejaran Berujung Tragis, Pelajar Ngampilan Tewas Ditusuk Pelaku Klitih |
|
|---|
| Gunung Merapi Muntahkan 20 Kali Lava Pijar dan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer dalam 6 Jam |
|
|---|
| Kronologi Pelajar Jogja Tewas Korban Klitih: Dikejar dari Jalan Magelang, Ditikam di Dekat Kridosono |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United di Laga Kandang Terakhir, Van Gastel: Kami Layak Menang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Densus-88-Gandeng-Dikpora-dan-KPAID-Yogyakarta-Perkuat-Pencegahan-Radikalisme-Remaja.jpg)