Drainase Minim Picu Longsor yang Putuskan Akses Wisata Sriharjo Imogiri

Hujan deras yang mengguyur wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat sore, 21 November 2025, memicu tanah longsor di Desa Sriharjo, Imogiri

Tayang:
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Dok. Polres Bantul
Personel Polres Bantul meninjau dan memasang police line di lokasi jalan kabupaten menuju Wisata Srikeminut, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri yang terputus, Jumat (21/11/2025) sore. 

Pemkab Bantul juga menyiapkan penerbitan SK tanggap darurat parsial untuk mempercepat mobilisasi sumber daya.

Dengan SK tersebut, pemerintah dapat mengakses anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) guna memperbaiki akses jalan secara darurat.

Perbaikan permanen akan diusulkan ke BNPB melalui skema rehabilitasi dan rekonstruksi pada tahun anggaran berikutnya. 

“Jika SK tanggap darurat mencakup seluruh wilayah Bantul, maka SK siaga darurat sebelumnya otomatis tidak berlaku. Namun jika tanggap darurat hanya parsial, SK siaga tetap berjalan sampai Januari 2026,” ujar Tito.

BPBD DIY turut mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat peringatan dini BMKG menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya di wilayah utara Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved