Kasus ISPA dan Pneumonia di DIY Meningkat, Dinkes Perkuat Kewaspadaan Dini
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr. Akhmad Akhadi, mengatakan bahwa peningkatan kasus ISPA mulai terlihat sejak pertengahan tahun
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Selain penyakit pernapasan, Dinas Kesehatan DIY juga mengingatkan pemerintah kabupaten dan kota untuk mewaspadai potensi penyakit lain, seperti Leptospirosis, terutama di wilayah dengan riwayat banjir dan genangan air. Dinas diminta meningkatkan surveilans kasus dan melakukan verifikasi cepat terhadap laporan suspek atau kematian dengan gejala klinis kompatibel seperti demam, ikterik, dan gagal ginjal.
Dengan meningkatnya berbagai penyakit menular selama 2025, Dinas Kesehatan DIY mendorong pemerintah daerah memperkuat koordinasi lintas program, termasuk bidang penyakit tidak menular (PTM), gizi, dan promosi kesehatan, untuk memitigasi faktor risiko lingkungan dan perilaku masyarakat. (*)
Baca Juga
| Awal 2026, Dinkes DIY Temukan 57 Kasus Campak |
|
|---|
| Dinkes DIY Perketat Pengawasan Psikotropika, Tegaskan 'Kartu Kuning' Bukan Pengganti Resep |
|
|---|
| Dinkes DIY Pastikan Belum Ada Infeksi Virus Nipah, Ini Imbauan untuk Warga |
|
|---|
| Kabupaten Bantul Catatkan Angka Tertinggi Kasus Leptospirosis di DIY Sepanjang 2025 |
|
|---|
| Waspada ISPA dan Super Flu di Musim Pancaroba, Dinkes Kota Yogyakarta Ingatkan Disiplin PHBS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-batuk-dan-sesak-napas.jpg)