Hasil Evaluasi Perpindahan TPR Pansela di Bantul: Tidak Ada Pembongkaran TPR Induk Parangtritis
Sejauh ini, sudah ada satu TPR baru yang sudah jadi dan dimanfaatkan dengan baik, yakni TPR Pantai Parangtritis.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul melakukan evaluasi perpindahan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) pantai selatan Kabupaten Bantul.
Hasilnya, TPR itu tetap terus beroperasi di selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Bantul, Yuli Hernadi, berujar, awalnya, TPR pantai itu banyak yang berada di sisi utara JJLS.
Kemudian, dilakukan uji coba perpindahan TPR ke sisi selatan JJLS, seiring diberlakukannya uji coba Jembatan Pandansimo.
"Walau uji coba Jembatan Pandansimo telah selesai dan jembatan itu ditutup total sementara, tapi TPR pantai kami yang baru tetap di selatan JJLS. Kami tidak akan kembali lagi di tempat semula, jadi TPR kita permanen di selatan JJLS," ucap dia, kepada Tribunjogja.com, Senin (6/10/2025).
Sejauh ini, sudah ada satu TPR baru yang sudah jadi dan dimanfaatkan dengan baik, yakni TPR Pantai Parangtritis.
Sedangkan TPR pantai lainnya masih menggunakan tenda dan sedang dibangun TPR prototipe.
Pembangunan TPR prototipe tersebut direncanakan rampung pada Desember 2025.
Baca juga: Jalan Bantul Batas Kota Hingga Simpang Tiga Cepit Bakal Dilengkapi Dua U-turn
Di sisi lain, untuk kondisi TPR baru di Pantai Parangtritis saat ini memang masih terdapat kekurangan.
TPR baru Pantai Parangtritis itu belum memiliki tanda atau papan petunjuk dan lampu kedip.
Namun, segala kekurangan tersebut perlahan-lahan akan diberikan.
"Saat ini, kami belum punya anggaran. Dan pembahasan anggaran kemarin kan sudah diketok. Jadi, penambahan fasilitas akan kami berikan secara perlahan-lahan, sedikit demi sedikit, nanti kami berikan pembatas, kami berikan lampu kedip," jelasnya.
Terkait keberadaan TPR Induk Pantai Prangtritis yang lama, kata Yuli, sejauh ini belum ada rencana pembongkaran.
Sebab, apabila arus lalu lintas di TPR Pantai Parangtritis terlalu crowded dan mengganggu akses JJLS, maka TPR Induk yang lama itu akan kembali dipergunakan.
"Jadi, umpamanya, ada event, Lebaran, atau Natal, yang membuat antrean pintu masuk TPR Parangtritis yang lama ini panjang dan crowded, maka bisa jadi TPR Induk Parangtritis yang lama itu difungsikan kembali. Tetapi, itu juga belum pasti," papar dia.
| Pemkab dan DPRD Bantul Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Pelajar di Pandak |
|
|---|
| Sidak TPR Parangtritis, Wabup Bantul Andalkan Kejujuran Wisatawan |
|
|---|
| Atasi Kemiskinan dan Krisis Air Bersih, Pemkab Bantul Usulkan Pembangunan SPAM ke Kementerian PU |
|
|---|
| DPRD Bantul Lakukan Penyesuaian Skema WFH Sekali dalam Seminggu |
|
|---|
| Pemkab Bantul Terapkan Car Free Day to Office, ASN Beralih ke Sepeda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Uji-Coba-Perpindahan-TPR-Pantai-di-Bantul-Geser-ke-Sisi-Selatan-JJLS.jpg)