Uji Coba Perpindahan TPR Pantai di Bantul, Geser ke Sisi Selatan JJLS
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Saryadi, berujar, uji coba perpindahan TPR dari sisi utara JJLS ke sisi selatan JJLS
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul mulai melakukan uji coba tempat pemungutan retribusi (TPR) pantai selatan (Pansela) di sisi selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Uji coba perpindahan TPR Pansela dilakukan seiring dengan diberlakukannya uji coba lalu lintas Jembatan Pandansimo.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Saryadi, berujar, uji coba perpindahan TPR dari sisi utara JJLS ke sisi selatan JJLS mulai diterapkan sehari setelah uji coba Jembatan Pandansimo berlangsung atau tepat pada Selasa (30/9/2025).
"Untuk TPR Induk Parangtritis yang lama, kami geser ke TPR Induk Parangtritis yang baru. Lokasinya, enggak jauh dari Syekh Bela Belu," ucapnya, Rabu (1/10/2025).
Disampaikannya, selain TPR Pantai Parangtritis, terdapat pula TPR pantai Depok yang juga digeser ke sisi selatan JJLS dan diberlakukan uji coba. Di mana, TPR Pantai Depok itu dipindah mendekati pintu masuk parkiran objek wisata Pantai Depok.
Selanjutnya, untuk TPR pantai barat Bumi Projotamansari mulai dari Pantai Samas hingga Pantai Pandansimo juga dilakukan uji coba perpindahan TPR ke selatan JJLS atau dekat obyek wisata masing-masing pantai.
"Jadi, setelah sepekan dilakukan pemindahan TPR, akan dilakukan evaluasi khususnya di TPR Induk Parangtritis yang baru," jelas Saryadi.
Sementara itu, Koordinator TPR Induk Pantai Parangtritis, Rohmad Ridwan, menyampaikan, uji coba TPR Pantai Parangtritis berlangsung pada pukul 07.00-18.00 WIB. Setelah itu, pemarikan retribusi TPR tersebut dilakukan di tempat semula.
"TPR Pantai Parangtritis yang baru ini, belum ada tulisan TPR, sehingga wisatawan yang masuk ke Pantai Parangtritis belum pada tahu," ucap dia.
Keadaan itu, membuat para petugas TPR setempat harus memanggil dan memberhentikan para pengendara yang hendak ke Pantai Parangtritis guna manarik tiket retribusi.
Akan tetapi, dikarenakan banyak wisatawan yang tidak tahu keberadaan TPR Pantai Parangtritis baru dan pengendara banyak melaju dengan kecepatan cukup tinggi, sehingga cukup sulit diberhentikan oleh petugas TPR setempat.
"Lokasi TPR ini juga dekat dengan tikungan. Lalu, tidak ada iyup-iyup, sehingga kalau hujan, petugas kehujanan dan kalau panas, petugas kepanasan," jelasnya.
Rencananya, hasil uji coba perpindahan TPR Induk Parangtritis itu akan disampaikan ke Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul untuk dilakukan evaluasi dan perbaikan.
"Secara prinsip, kami mendukung penuh program pemerintah. Dan kami harap, keberadaan TPR Induk Parangtritis yang baru ini juga banyak diketahui oleh masyarakat, sehingga mereka dapat taat membayar tiket retribusi masuk obyek wisata," pintanya.
Terpisah, Koordinator TPR Pantai Samas hingga Pantai Pandansimo, Suto Akhir mengatakan sejak hari Selasa (1/10/2025) kemarin seluruh TPR yang berada disisi utara JJLS sudah dipindah ke selatan JJLS atau mendekati obyek wisata pantai.
"TPR baru ini dibangun dengan menggunakan tenda darurat. Tenda darurat kita dirikan di Pantai Samas, Pantai Pandansari, Pantai Cangkring, Pantai Kuwaru, Pantai Tanggul Tirto, Pantai Baru dan Pantai Pandansimo," jelasnya.(nei)
| Limbah SPPG Diduga Cemari Air Sumur di Mangiran, Pemkab Bantul Beri Waktu 10 Hari |
|
|---|
| Momen Peringatan May Day di Bantul, Bupati Tekankan Perbaikan Hubungan Industrial |
|
|---|
| Pemkab Bantul Tata Lapangan Paseban, Tambah Fasilitas Jogging Track |
|
|---|
| Dugaan Pencemaran Limbah MBG di Bantul, Hasil Penelusuran: IPAL SPPG Mangiran Belum Penuhi Syarat |
|
|---|
| Air Sumur Warga di Bantul Berbusa, Diduga Tercemar Limbah SPPG Mangiran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Uji-Coba-Perpindahan-TPR-Pantai-di-Bantul-Geser-ke-Sisi-Selatan-JJLS.jpg)