Kisah Inspiratif

Kisah Kemandirian Seniman Difabel Berkarya dari Kanvas ke Layar Digital

Bagas mengaku, walaupun Ia mulai merambah ke dunia content creator, dunia lukis tidak benar-benar Ia tinggalkan.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Arsip pribadi Bagaskara
Bagaskara (29), Pelukis Difabel Tuli asal Yogyakarta dan karya lukisnya yang berjudul "Bahasa Isyarat adalah Bahasa Kami" (Sumber: Arsip pribadi Bagaskara). 

TRIBUNJOGJA.COM -- Bagaskara Maharastu Pradigdaya Irawan atau yang kerap disapa Bagas (29), memiliki segudang prestasi dari hobi melukis.

Kini, pria yang berdomisili di Kota Yogyakarta ini turut berkarya lewat produksi film tuli di YouTube.

Sejak kecil Bagas telah mengukir prestasi di dunia seni dua dimensi yaitu lukisan.

“Dunia seni telah menjadi kanvas hidup saya sejak usia empat tahun,” jelas Bagas melalui ketikan (27/08/2025).

Pria ini menempuh pendidikan Sarjana di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, jurusan seni murni.

Tidak ingin menyia-nyiakan bakatnya, Bagas terus mengikuti kompetisi untuk mengasah keterampilan melukisnya. 

Hasilnya tidak tanggung-tanggung, di usianya yang ke-29 tahun ini, ratusan piala dan piagam penghargaan dari kejuaraan lukis telah diraih. Ia juga pernah tercatat sebagai Duta Lukis Provinsi DIY periode 2009-2011.

Keaktifannya dalam lomba melukis saat kecil membawanya hingga bertemu Presiden RI. Kala itu Presiden RI yang sedang menjabat adalah Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2013.

Bagas berfoto bersama SBY dan Almh. Ani Yudhoyono dalam perlombaan lukis di Istana Kepresidenan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat (2013).
Bagas saat berusia 17 tahun berfoto bersama SBY dan Almh. Ani Yudhoyono dalam perlombaan lukis di Istana Kepresidenan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat (2013). (Sumber: Arsip pribadi Bagaskara)

Prestasi Bagas tidak hanya ditorehkan di dalam negeri. Pada tahun 2004, saat usianya masih tujuh tahun, lukisannya pernah menjadi cover buku terbitan negara Jepang.

Pada tahun 2020, prestasi global Bagas tercatat saat lukisannya terpilih untuk dipajang dalam Urbino In Acquerello International Festival di Italy.

Lukisan Bagas dipajang dalam Urbino In Acquerello International Festival, Italy. (2020).
Lukisan Bagas yang dipajang dalam Urbino In Acquerello International Festival, Italy. (2020). (Sumber: Arsip pribadi Bagaskara).

Kejuaraan lukis terbaru yang Bagas ikuti yaitu Panggung Talenta (2024). Dalam perlombaan ini, Bagas lolos hingga 20 besar.

Berkarya di Layar Digital

Tahun 2022, Bagas memutuskan untuk berkarya di layar digital.

Melalui kanal YouTube @filmtuli, Bagas bersama rekannya, Rizky (24) memproduksi ragam tema film pendek.

Cuplikan YouTube @filmtuli, film pendek berjudul
Cuplikan YouTube @filmtuli, film pendek berjudul "Keindahan Tarian Nusantara", Bagaskara sebagai aktor sekaligus sutradara (2023). (Sumber: YouTube @filmtuli)

Dalam semua film pendek garapannya tersebut Bagas berperan sebagai sutradara, dan Rizky sebagai editor.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved