Pengolahan Sampah Jadi Listrik di DIY Ditargetkan Beroperasi 2027
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai berbenah menyiapkan pembangunan kompleks pengolahan sampah menjadi listrik
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Jika dimulai tahun ini, fasilitas itu kemungkinan bisa beroperasi pada 2027.
“Tapi ini tergantung persiapan pemerintah daerah juga,” kata Kusno.
Ia menambahkan, listrik hasil pengolahan sampah nantinya akan dibeli oleh PLN. Karena itu, ia menekankan pentingnya persiapan daerah agar tidak terlambat ketika perpres sudah terbit.
“Saat ini prosesnya memang persiapan. Jadi kalau perpres sewaktu-waktu turun, kami sudah melangkah dan tidak dari nol lagi,” ungkapnya.
Pemda DIY menyiapkan opsi pembangunan kompleks pengolahan di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul. Namun keputusan akhir tetap menunggu pemerintah pusat.
“Opsi masih terbuka untuk daerah lain, tapi sementara memang terfokus di Bantul (Piyungan, Red),” beber Kusno.
Meski proyek ini diperkirakan bisa mengurangi timbulan sampah lebih dari separuh, Kusno mengingatkan masyarakat tetap melakukan pengurangan sampah sejak dari rumah tangga.
“Dari hulu atau rumah tangga juga tetap mengurangi sampah. TPST yang saat ini beroperasi, tetap operasional seperti biasa. Kurang lebih di DIY ada sekitar 1.800 ton produksi sampah. Jadi bisa mengurangi lebih dari 50 persen,” tegasnya. (*)
| Upaya Optimalisasi Teras Malioboro, Pedagang Usulkan Fasilitas Shuttle dan Sterilisasi Pedagang Liar |
|
|---|
| Perlindungan Budaya dan Ekosistem Karst Jadi Pijakan Penguatan Keistimewaan DIY |
|
|---|
| Air Lindi TPA Troketon Klaten Kini Jernih, Bupati Hamenang Targetkan Sampah Habis Bertahap |
|
|---|
| Viral! Pengendara Motor Kecelakaan usai Hindari Sampah Liar di Ring Road Giwangan |
|
|---|
| Siasati Kapasitas Fiskal, Pemda DIY Garap Potensi Ekonomi Baru di Bantul untuk Dongkrak PAD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-DLHK-DIY-Kusno-Wibowo.jpg)