Keluarga Bantah Diplomat Arya Daru Tewas Bunuh Diri, Apakah Dibunuh? Minta Polisi Autopsi Ulang
Keluarga almarhum diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (ADP), mengklaim ada pihak lain yang terlibat dalam kematian Arya Daru.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Yoseph Hary W
Klaim ini berdasarkan munculnya sejumlah kejanggalan yang ditemukan oleh pihak keluarga dan tim hukum, serta beberapa di antaranya hasil penyelidikan kepolisian.
"Misteri dari kematian almarhum ada kemiripannya dengan kasus (kematian) Brigadir Yosua, karena ini peristiwa misterius," terang dia.
Dia berharap pihak kepolisian berkaca dari kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat.
"Saya yakin kepolisian punya keahlian. Sekarang tinggal mau apa tidak ungkap secara transparan untuk memberi kepastian hukum, pemenuhan HAM dari sisi kemanusian kepada pihak almarhum agar beliau tenang di peristirahatan yang abadi dan keluarga yang ditinggalkan tenang," tegas Nicholay.
Baca juga: Keluarga Arya Terima Amlop Cokelat Berisi Simbol Misterius, Tim Hukum Minta Mabes Ambil Alih Kasus
Keluarga yakin bukan bunuh diri
Tim hukum keluarga Arya Daru juga menegaskan untuk saat ini pihak keluarga meyakini kematian Arya Daru bukan karena bunuh diri.
"Bukan kasus bunuh diri. Kemungkinan besar melibatkan orang lain dan ada tindak pidana, pihak lain yang punya keahlian profesioanl menghabisi nyawa seseorang," tegas Nicholay.
Minta Rekonatruksi Ulang
Dari sejumlah fakta dan beberapa kejanggalan yang ditemukan, pihak keluarga menginginkan Polisi melakukan rekonstruksi ulang.
"Kami dari pihak penasehat hukum keluarga akan meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan rekonstruksi ulang kemudian otopsi lengkap dari almarhum untuk mengetahui penyebab kematian," ujar Nicholay.
Desakan ini muncul dari keluarga yang menyoroti temuan zat kimia dalam tubuh Arya yang dinilai sangat janggal.
Hasil pemeriksaan toksikologi sebelumnya memang mendeteksi adanya kandungan Paracetamol di otak serta CTM (chlorpheniramine) pada ginjal, lambung, darah, dan urin korban.
Namun, temuan ini justru memicu kecurigaan mendalam dari pihak keluarga yang meyakini Arya Daru tidak pernah memiliki riwayat alergi dan tidak pernah mengonsumsi obat jenis CTM.
"Almarhum tidak memiliki alergi apa-apa, tidak pernah mengkonsumsi CTM. Menurut keterangan istrinya. Dari mana CTM itu masuk dan berapa kadarnya? Sampai sekarang belum pernah diungkapkan," tegas Nicholay.
Keluarga meminta Polisi melakukan otopsi yang lebih menyeluruh secara mutlak dan transparan.
| Demi Keseimbangan Pertumbuhan Pariwisata dan Kualitas Hidup Warga Jogja, Ini Saran Sosiolog UGM |
|
|---|
| Sederet Pemain PSIM Yogyakarta Masih Pemulihan Cedera Jelang Lawan Semen Padang di SSA |
|
|---|
| Triumph T140 US Jadi Basis Chopper Tradisional Garapan Christoph Cycle |
|
|---|
| Jelang Lawan PSIM, Semen Padang Akui Kondisi Tim Tidak Ideal |
|
|---|
| Ini Isi Snack yang Diduga Sebabkan 22 Mahasiswa Unisa Yogyakarta Keracunan saat Studi di Pakem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ayah-Arya-Daru-Pangayunan-Terlihat-Syok-Minta-Presiden-Turun-Tangan-Pecahkan-Misteri-Kematian-ADP.jpg)