Pilkada Bantul 2024

DPD Partai Golkar Bantul Terima 8 Nama Pendaftar Bacabup dan Bacawabup Pilkada 2024

Delapan nama bakal calon bupati (bacabup) dan bakal wakil bupati (bacawabup) Bantul tercatat mendaftar ke DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten

|
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Delapan nama bakal calon bupati (bacabup) dan bakal wakil bupati (bacawabup) Bantul tercatat mendaftar ke DPD Partai Golongan Karya ( Golkar ) Kabupaten Bantul.

"Delapan nama itu sebelumnya sudah mengambil formulir pendaftaran dan kembali menyerahkan formulir pendaftaran bacabup maupun bacawabup selama 22-24 April 2024," kata Sekretaris DPD Partai Golkar Bantul, Widodo, saat dihubungi wartawan, Rabu (24/4/2024).

Baca juga: Punya Track Record Mesra, Golkar dan PAN Buka Peluang Koalisi di Pilkada Kota Yogya 2024

Rata-rata, mereka mengambil formulir atau berkas pendaftaran penjaringan bacabup dan bacawabup Bantul dilakukan pada 22-23 April 2024.

Lalu, formulir pendaftaran itu dikembalikan atau diserahkan untuk resmi mendaftar penjaringan bacabup dan bacawabup Bantul pada 23-24 April 2024.

Adapun delapan nama tersebut terdiri atas tiga orang mendaftar sebagai bacabup Bantul dan lima orang mendaftar sebagai bacawabup Bantul pada Pilkada 2024.

"Tiga nama yang mendaftar sebagai bacabup Bantul adalah Abdul Halim Muslih (Bupati Bantul Periode 2020-2025), Agus 'Moncer' Santoso (pengusaha atau kontraktor di DIY), dan Untoro Hariadi (Dosen Fakultas Pertanian Janabadra)," terang dia.

Sementara itu, lima nama lain yang mendaftar sebagai bacawabup Bantul adalah Amin Purnomo (Advokat Sleman dan warga Kabupaten Bantul), Bejo WTP (Lurah Canden, Kapanewon Jetis), Ahmad Badawi (tokoh agama Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul), Ali Rasyid (Pengusaha Muda DIY), dan Mujiyat (Pj Bupati Barito Kuala, Kalimantan).

Setelah delapan nama penjaringan bacabup dan bacawabup Bantul itu masuk ke DPD Partai Golkar Bantul, pihaknya akan melakukan rapat dengan DPD Partai Golkar DIY.

"Nanti, ada laporan dari DPD masing-masing kabupaten/kota tentang penjaringan di kabupaten/kota. Setelah itu dilaporkan ke DPD Golkar DIY dan diteruskan ke DPP Golkar," urainya.

Lebih lanjut, Widodo menyebut bahwa akan ada survei ke terhadap masing-masing calon yang mendaftar. Penentuan hasil survei akan dilakukan oleh DPP Partai Golkar.

"Kemudian dari kabupaten/kota itu memberikan masukan. Hasilnya mungkin bisa diumumkan sekitar bulan Juli atau Agustus 2024," ucap dia.

Sementara itu, Wakil I DPC PKB Bantul, Agus Salim, menyebut, sempat ada pembicaraan untuk pengambilan formulir penjaringan bacabup di DPC PDIP Bantul.

"Untuk pengembalian formulirnya saya kurang paham. Karena kebetulan saat ini sedang ada Pansus di Jakarta dan semalam belum ada informasi kapan mau dikembalikan formulir pendaftaran itu ke PDIP," jelas dia.

Saat ditanya alasan DPC PKB Bantul mengambil formulir di DPC PDIP Bantul sebagai bacabup, Agus menjawab, bahwa pihaknya ingin melanjutkan koalisi yang sebelumnya sudah ada. 

Pasalnya, Abdul Halim Muslih maju sebagai Bupati Bantul periode 2020-2025 dengan didampingi oleh Joko Purnomo sebagai Wakil Bupati Bantul 2020-2025. Di mana, Joko Purnomo menjadi Wakil Bupati Bantul setelah diusung oleh DPC PDIP Bantul.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved