Bawaslu Pamekasan Periksa Gus Miftah

Tanggapan Gus Miftah Ada Kaus Gambar Prabowo Saat Bagi-bagi Uang di Pamekasan

Gus Miftah diperiksa terkait video viral saat dirinya bagi-bagi uang di Pamekasan atas dugaan politik uang.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin
Bawaslu Pamekasan memeriksa Gus Miftah di kediamannya, Ponpes Ora Aji, Purwomartani Kalasan Sleman, atas video Bagi-bagi uang yang diduga politik uang, Senin (8/1/2024) 

Tribunjogja.com Sleman - Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah diperiksa Bawaslu Pamekasan yang didampingi Jaksa hingga Kepolisian di kediamannya, Ponpes Ora Aji, Kalurahan Purwomartani, Kalasan, Sleman, Senin (8/1/2024).

Gus Miftah diperiksa terkait video viral saat dirinya bagi-bagi uang di Pamekasan atas dugaan politik uang.

Setelah diperiksa, Gus Miftah mengungkapkan kronologi pembagian uang tersebut.

Menurut dia, pembagian uang tersebut merupakan acara ngopi-ngopi dan pemberian sedekah harian yang uangnya berasal dari Haji Her Pemilik PT Bawang Mas di Pamekasan.

Kegiatan seperti itu juga sebagimana sering dirinya lakukan di pondok pesantren.

Adapun mengenai kaos bergambar calon presiden Prabowo Subianto, Gus Miftah mengaku tidak tahu menahu dan justru mengetahui jika ada kaos tersebut setelah videonya viral.

"Itu di luar wilayah saya, kalau toh kemudian ada yang bawa kaus, dan lain sebagainya,"

"Saya justru tahunnya setelah video itu beredar dan sudah saya sampaikan kepada Bawaslu. Kalau saya mau kampanye, logikanya kenapa cuma satu kaos, kenapa nggak saya bagikan sekalian," katanya.

Gus Miftah menepis anggapan politik uang.

Sebab, kata dia, sepengetahuan dirinya orang yang melakukan politik uang biasanya dilakukan diam-diam.

Jika itu acara politik uang kenapa harus dilakukan terbuka.

Baginya dengan logika sederhana saja tidak nyambung.

Terlebih, acara tersebut diagendakan awal hanya ngopi-ngopi.

"Saya justru tahu ada banyak orang setelah mau sampai lokasi. Karena agenda awalnya ngopi-ngopi dengan Haji Her," ujarnya.

Disinggung mengenai jumlah nominal uang yang dibagikan kepada masyarakat, Gus Miftar mengaku tidak mengetahui.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved