Lantik Pengurus Baru, SC 234 Siap Jadi Agen Perubahan Jaga Nilai-nilai Kebudayaan
Setelah terselenggaranya Konvenwil ini, Sobri Emiga Sando telah merencanakan langkah-langkah dan program kerja konstruktif untuk 234 SC DIY.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Organisasi 234 Solidarity Community (SC) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Konvensi Wilayah (Konvenwil) dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang bertempat di Aston Gejayan Yogyakarta Hotel and Conference Center pada hari Sabtu 09 Agustus 2025.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) 234 SC Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dr. Sobri Emiga Sando, menyebut pihaknya fokus pada pendekatan seni budaya, olahraga dan otomotif untuk menyatukan silaturahmi antarkader maupun memberdayakan para pemuda di DIY yang memiliki hobi dan minat bakat yang sejalan.
Setelah terselenggaranya Konvenwil ini, Sobri Emiga Sando telah merencanakan langkah-langkah dan program kerja konstruktif untuk 234 SC DIY.
Mengingat para anggotanya berisikan generasi muda yang memiliki semangat jiwa nasionalisme dan gotong royong.
Achmad Kurniawan, Sekretaris DPW 234 SC DIY menjelaskan bahwa 234 SC merupakan ormas yang terdiri dari berbagai macam kalangan pemuda dari kalangan pelajar, mahasiswa, aktivis organisasi, pembisnis hingga birokrat dan pemangku kepentingan di wilayah DIY.
Organisasi ini, lanjut Achmad Kurniawan, menceritakan tentang sejarah singkat lambang dasar 234 SC yang memakai gambar perpaduan 'orang bersayap', merupakan ide pemikiran KRMH Japto Soerjosoemarno dengan ayahandanya, Jendral H. KPH. Soetarjo Soerjosoemarno.
Lambang itu diambil dari kegemaran KRMH Japto Soerjosoemarno pada olahraga ektrim terjun payung.
Arti sayap itu ternyata punya filosofi, yakni dengan pola pikir bisa terbang kemana-mana.
Kini ormas tersebut secara nasional diketuai oleh KRMH Sahid Abishalom Soerjosoemarno yang merupakan putra dari KRMH Japto Soerjosoemarno.
Kiagus Muhamad Fakhri selaku Ketua Panitia Pelantikan dan Konvenwil I DPW 234 SC DIY, menyatakan bahwa persiapan acara pelantikan ini telah berjalan dengan lancar.
Proses pembentukan susunan kepantiaan hingga pengambilan tema kegiatan telah terlaksana dengan baik.
Tema yang dipilih untuk pelantikan hari ini adalah "Mebangun Pemuda Istimewa yang Berkarya dan Berbudaya".
Pemilihan tema ini didasarkan pada keyakinan bahwa pemuda sebagai agen perubahan memiliki semangat untuk memberikan karya dan menjaga nilai-nilai kebudayaan.
"Dengan tema ini, kita dapat menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan sebagai kunci sukses pembangunan Indonesia di masa depan," pungkasnya. (hda)
| Musim Kemarau di DIY Diprediksi Lebih Lama karena El-Nino, Sebabkan Suhu Udara Tinggi |
|
|---|
| DIY Masih Turun Hujan, Begini Penjelasan BMKG |
|
|---|
| Sensus Ekonomi DIY Dimulai Mei 2026, Fokus Bidik Lonjakan Pelaku E-Commerce |
|
|---|
| Eko Suwanto Kampanyekan Gerakan Gemar Makan Ikan, Dorong Pemda Fasilitasi Gizi Terbaik untuk Balita |
|
|---|
| Catatan Jogja Police Watch: Kejahatan Jalanan di Jogja Kian Brutal di Awal 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Lantik-Pengurus-Baru-SC-234-Siap-Jadi-Agen-Perubahan-Jaga-Nilai-nilai-Kebudayaan.jpg)