Fakta Yogyakarta
Bukan Sleman atau Kota Jogja, Warga Daerah Ini Paling Gemar Membaca se-DIY dengan Skor 83,99
Siapa sangka, kabupaten yang terkenal dengan perbukitan karst dan wisata alamnya ini ternyata punya kejutan lain.
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
TRIBUNJOGJA.COM - Siapa sangka, kabupaten yang terkenal dengan perbukitan karst dan wisata alamnya ini ternyata punya kejutan lain.
Bukan soal pariwisata, bukan pula soal UMK tertinggi, melainkan karena satu hal yang sangat membanggakan, yakni tingkat kegemaran membaca tertinggi di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Berdasarkan data resmi terbaru, Kabupaten Gunungkidul berhasil mengungguli empat kabupaten/kota lainnya di DIY, termasuk Kota Yogyakarta, dalam hal Tingkat Kegemaran Membaca (TGM).
Ya, Anda tidak salah baca. Gunungkidul mencatat skor TGM tertinggi di DIY dengan angka 83,99, jauh di atas rata-rata nasional dan bahkan mengalahkan kota pelajar sendiri, Yogyakarta, yang ‘hanya’ berada di angka 78,47.
Dalam daftar tingkat kegemaran membaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berdasarkan data BPS DIY tahun 2025 yang dirilis pada 24 Februari 2025, Gunungkidul keluar sebagai juara pertama dengan skor TGM (Tingkat Kegemaran Membaca) tertinggi, yakni 83,99.
Menyusul di posisi kedua adalah Kabupaten Sleman dengan skor 82,81, disusul oleh Bantul di peringkat ketiga dengan skor 80,89.
Sementara itu, Kota Yogyakarta, yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan dan budaya, berada di posisi keempat dengan skor 78,47. Di posisi terakhir adalah Kulon Progo, dengan skor TGM sebesar 74,55, meskipun masih tergolong tinggi dibanding rata-rata nasional.
Baca juga: Katanya Jogja Romantis, tapi Lebih dari 5.000 Orang Cerai Tiap Tahun, Sleman Penyumbang Terbanyak
Bukan Hanya Gemar, Tapi Juga Konsisten Membaca
Tak cuma soal skor, Gunungkidul juga mencatat frekuensi membaca tertinggi, yakni 6 kali per minggu, lebih sering dibanding kabupaten/kota lain di DIY yang rata-rata 5–6 kali.
Warga Gunungkidul pun terbiasa membaca buku sekitar 5–6 buku dalam seminggu, dengan durasi membaca mencapai hampir 2 jam per hari.
Ini menunjukkan bahwa literasi bukan sekadar kebiasaan, tapi budaya yang mengakar di masyarakatnya.
Internet Bukan Halangan
Meski dikenal sebagai daerah dengan topografi menantang, Gunungkidul justru menunjukkan durasi akses internet yang tinggi (hingga hampir 3 jam per hari).
Artinya, internet di sana bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi pintu masuk ke dunia literasi digital.
Baca juga: Gunungkidul Jadi Rising Star Tujuan Wisata Domestik DI Yogyakarta di Awal 2025
DIY: Provinsi Paling Gemar Membaca di Indonesia
Prestasi Gunungkidul ini turut mendorong DIY sebagai provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi di Indonesia, dengan skor 79,99, mengungguli Bangka Belitung dan Jawa Timur.
Dengan gelar ini, DIY resmi menyandang predikat sebagai provinsi paling literat se-Indonesia di tahun 2024.
Fakta menarik:
Rata-rata masyarakat DIY membaca hingga 6 buku seminggu, dan mengakses internet hampir 3 jam setiap hari, kombinasi sempurna untuk era digital!
Jadi, Siapa Bilang Daerah Pinggiran Tak Bisa Unggul?
fakta mengejutkan gunungkidul
literasi indonesia
kota paling gemar membaca
yogyakarta ranking literasi
Gunungkidul
membaca
statistik literasi nasional
DI Yogyakarta
Tribunjogja.com
Kota Terbuat dari Rindu, Faktanya Yogyakarta Justru Jadi Kota dan Provinsi Kesepian di Indonesia |
![]() |
---|
Daerah Istimewa Yogyakarta Ranking 1 Angka Harapan Hidup Tertinggi di Indonesia |
![]() |
---|
Meski UMR Rendah DIY Bukan Termiskin, Tapi Angka Kemiskinan Jogja Masih Bikin Geleng Kepala |
![]() |
---|
DIY Ranking 1 Provinsi Paling Gemar Membaca se-Indonesia, Gunungkidul Ranking 1 se-DIY |
![]() |
---|
Mengapa Kunjungan Wisman ke Jogja Turun di Semester I 2025? Ini Jawabannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.