Pemkab Kulon Progo Revisi Rencana Induk Smart City, Bakal Sertakan Teknologi Kecerdasan Buatan

Kulon Progo berencana merevisi Rencana Induk (Masterplan) Smart City yang telah disusun sejak tahun 2018 hingga 2023

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUN JOGJA/Humas Pemkab Kulon Progo
Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo pada Rabu (09/07/2025). FGD membahas rencana revisi Masterplan Smart City. 

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo berencana merevisi Rencana Induk (Masterplan) Smart City yang telah disusun sejak tahun 2018 hingga 2023. Revisi Masterplan Smart City akan diteguhkan lewat Peraturan Bupati (Perbup).


Sekretaris Daerah Kulon Progo, Triyono menjelaskan revisi diperlukan karena Masterplan Smart City perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi terkini.


"Salah satunya kehadiran Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan," katanya pada Jumat (11/07/2025).


Menurut Triyono, AI merupakan perkembangan teknologi yang tak bisa diabaikan dan ditinggalkan.

Teknologi tersebut dinilai harus disertakan dalam Masterplan Smart City Kulon Progo sebagai bentuk adaptasi perkembangan teknologi.


Meski begitu, ia mengatakan bahwa adaptasi teknologi terbaru tidak serta-merta menjadikan suatu daerah menjadi lebih modern. Tetapi juga dari sisi tata kelola pemerintahan yang berbasis data dan inovasi.


"Perencanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat juga harus berbasis pada data dan inovasi," jelas Triyono.


Guna memastikan revisi Masterplan Smart City Kulon Progo tetap sesuai, Focus Group Discussion (FGD) belum lama ini digelar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo.


Kepala Diskominfo Kulon Progo, Agung Kurniawan mengatakan hasil pembahasan di FGD tersebut akan menjadi masukan dalam penyusunan Perbup 2025-2030 tentang Smart City Kulon Progo.


"FGD ini juga untuk memastikan Smart City memberikan manfaat bagi masyarakat Kulon Progo," ujar Agung.


Masukan yang diharapkan adalah untuk kemajuan dan kesuksesan Smart City Kulon Progo.

FGD tersebut menghadirkan perwakilan dari seluruh OPD, masyarakat, hingga akademisi.


Agung mengatakan Masterplan Smart City akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan di internal pemerintah dan masyarakat.

Rencana itu juga akan membawa Kulon Progo ke skala nasional dalam daftar status Smart City di Indonesia.


"Harapan kami Kulon Progo mampu masuk ke status Kabupaten/Kota Cerdas di tingkat nasional," katanya.(alx)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved