Mengurai Benang Kusut Transportasi DIY: Infrastruktur Bertumbuh, Mindset Harus Berubah
Ketua Komisi C DPRD DIY, Nur Subiantoro, menegaskan bahwa DIY harus segera membenahi tata kelola transportasinya.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
Namun ia mengakui ada kendala lain: parkir liar dan pungli oleh oknum tak bertanggung jawab. “Kami pernah menerima laporan pengunjung dipungut Rp 20.000 oleh juru parkir ilegal. Ini mencoreng citra kota. Padahal kami sudah menata rambu, barrier, dan menempatkan petugas, tetapi kalau mental masyarakat belum berubah, masalahnya akan tetap sama,” tegasnya.
Pemerintah DIY juga menyiapkan strategi jangka panjang, termasuk pembatasan bus pariwisata agar tidak masuk Malioboro, serta penyediaan kantong parkir di Terminal Giwangan dan Bandara YIA. Bus wisata hanya boleh drop-off dan dilarang parkir di pusat kota.
“Ke depan, akan ada shuttle dari Giwangan ke pusat kota. Ini juga menjadi bagian dari kebijakan Pak Gubernur untuk meredistribusi aktivitas wisata. Jangan hanya di Malioboro, tetapi ke kawasan lain seperti eks-Pura Wisata,” ujar Sumaryoto.
Dalam catatan penutup diskusi, Ketua Komisi C, Nur Subiantoro, menegaskan bahwa satu-satunya jalan keluar adalah pembangunan yang terencana dan berorientasi jangka panjang.
“Kita harus belajar dari pengalaman Ring Road. Saat dibangun dulu, itu solusi. Tapi sekarang ringroad itu sendiri sudah macet, terutama di simpang-simpang utama,” katanya.
Ia mendorong agar mulai dipikirkan pembangunan outer ring road, jalur lingkar luar baru yang membentang lebih jauh dari kota inti.
“Ini agar kendaraan tidak perlu masuk ke kota. Kita tidak bisa membayangkan lima tahun ke depan tanpa strategi seperti ini.”
transportasi
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Kemacetan Jogja
Parkir Malioboro
Yogyakarta
Jogja
Tribunjogja.com
| Ops Patuh Progo 2026 di Yogyakarta, Ini Beberapa Pelanggaran yang Jadi Perhatian |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi SIM Corner dan SIM Keliling di Jogja Hari Ini, Jumat 5 Juni 2026 |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jogja Hari Ini, Jumat 5 Juni 2026 |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Jumat 5 Juni 2026: Teramati 7 Kali Guguran Lava, Jarak Luncur 1800 Meter |
|
|---|
| YIA Kulon Progo Tuntaskan Sertifikasi Balik Nama Lahan Tanpa Kena BPHTB, Disebut Sesuai Regulasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mengurai-Benang-Kusut-Transportasi-DIY-Infrastruktur-Bertumbuh-Mindset-Harus-Berubah.jpg)