Ops Patuh Progo 2026 di Yogyakarta, Ini Beberapa Pelanggaran yang Jadi Perhatian
Beberapa pelanggaran kasat mata para pengendara akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku dalam Ops Patuh Progo 2026
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Polresta Yogyakarta akan meggelar Operasi Patuh Progo 2026 yang dilaksanakan mulai 8 Juni hinggi 21 Juni 2026
- Beberapa pelanggaran kasat mata para pengendara akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
- Operasi tersebut akan melibatkan sebanayak 160 personel gabungan yang bertugas selama 14 hari ke depan.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polresta Yogyakarta akan meggelar operasi kewilayahan Patuh Progo 2026 (Ops Patuh Progo) yang dilaksanakan mulai 8 Juni hingga 21 Juni 2026 di wilayah hukum Kota Yogyakarta.
Beberapa pelanggaran kasat mata para pengendara akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
Polresta Yogyakarta dijadwalkan akan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Progo 2026 pada Senin (8/6/2026) pukul 08.00 WIB di halaman Mapolresta Yogyakarta.
Kegiatan tersebut akan melibatkan sebanayak 160 personel gabungan yang bertugas mendukung keberhasilan pelaksanaan operasi selama 14 hari ke depan.
Operasi Patuh Progo 2026 mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum secara humanis guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif di wilayah Kota Yogyakarta.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, mengimbau seluruh masyarakat, pengguna jalan, maupun wisatawan yang beraktivitas di Kota Yogyakarta agar mendukung pelaksanaan operasi dengan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar mulai saat ini mempersiapkan diri dengan baik sebelum bepergian. Periksa kembali kelengkapan administrasi kendaraan seperti SIM dan STNK yang masih berlaku, serta pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sesuai standar keselamatan," ujar Iptu Dani Hasan, Jumat (05/06/2026).
Baca juga: Satlantas Polresta Yogyakarta Bersiap Susun Skema Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Jembatan Kewek
Fokus Pelanggaran
Dalam pelaksanaannya, petugas akan memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Sejumlah fokus pelanggaran tersebut antara lain:
- Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar SNI
- Pengendara melawan arus lalu lintas
- Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis
- Penggunaan telepon seluler saat berkendara
- Mengemudi di bawah pengaruh alkohol maupun narkoba
- Pengemudi kendaraan yang tidak menggunakan sabuk pengaman
- Pengendara di bawah umur
- Kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan administrasi
- Kendaraan yang melebihi batas dimensi dan muatan (ODOL)
Dani Hasan menegaskan bahwa tujuan utama Operasi Patuh Progo 2026 bukan semata-mata melakukan penindakan, melainkan membangun budaya tertib berlalu lintas yang lahir dari kesadaran masyarakat demi keselamatan bersama.
"Melalui Operasi Patuh Progo 2026, kami berharap kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas tidak hanya muncul karena adanya petugas di jalan, tetapi tumbuh menjadi budaya dan kebutuhan bersama. Keselamatan adalah tanggung jawab kita semua," tegasnya.
Polresta Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai bagian dari budaya kehidupan sehari-hari, sehingga dapat tercipta lalu lintas yang aman, tertib, lancar, serta mendukung kenyamanan Kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan, budaya, dan tujuan wisata.
"Mari kita jadikan tertib berlalu lintas sebagai cerminan budaya masyarakat Yogyakarta yang beradab dan berkeselamatan. Utamakan keselamatan daripada kecepatan, karena keluarga menanti di rumah," tutup Dani Hasan. (*)
| Rekonstruksi Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta Bakal Digelar Minggu Depan |
|
|---|
| Dua Pemuda Mabuk Aniaya Driver Ojol di Jogja Gara-gara Tak Terima Ditegur di Jalan |
|
|---|
| Sejumlah Kapolsek dan PJU Polresta Yogyakarta Dirotasi, Kapolresta Tekankan Terobosan Kreatif |
|
|---|
| Rekonstruksi Kasus Kekerasan di Little Aresha Daycare Yogyakarta Bakal Digelar Bulan Depan |
|
|---|
| Dosen UGM Penuhi Panggilan Polisi Terkait Pemeriksaan Kasus Little Aresha Daycare |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pelaksanaan-Ops-Patuh-Progo-2025-di-DIY.jpg)