Dua Pemuda Mabuk Aniaya Driver Ojol di Jogja Gara-gara Tak Terima Ditegur di Jalan
Saat ditegur, mereka justru emosi, meluap-luap amarahnya hingga menganiaya pengendara yang mengingatkannya.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Dua pemuda mabuk berinisial BHW (29) dan DNS (28) berkendara secara ugal-ugalan dan sempoyongan di Jalan Menteri Supeno, Yogyakarta, sehingga mengganggu pengguna jalan lain.
- Karena tidak terima ditegur menggunakan klakson, kedua pelaku menendang, menabrak, dan memukuli seorang driver ojol beserta penumpangnya
- Setelah puluhan driver ojol mendatangi lokasi sebagai bentuk solidaritas, pihak kepolisian segera mengamankan kedua pelaku ke Mapolresta Yogyakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Apa yang dilakukan dua pemuda di Yogyakarta berinisial BHW (29) dan DNS (28) sungguh tidak patut ditiru.
Mereka berdua berlagak seperti koboi jalanan yang meresahkan masyarakat. Dua pemuda itu berkendara dalam pengaruh minuman keras (miras).
Laju kendaraannya tidak seimbang sehingga mengganggu pengendara lain.
Saat ditegur, mereka justru emosi, meluap-luap amarahnya hingga menganiaya pengendara yang mengingatkannya.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu dini hari (3/6/2026) sekira jam 00.40 WIB. Korbannya bernama Nur Achmad Alfian (29) seorang driver ojek online yang sedang mengantar penumpang Risvanda Putra Pratama (25).
Mulanya pada Rabu dini hari di Jalan Menteri Supeno, Kemantren Umbulharjo Kota Yogyakarta, tepatnya di Imperial Digital ada pengendara yang berboncengan dan pengemudi Ojol yang mau mengantar ordera dari arah Barat menuju ke arah Timur.
Pengendara yang di depan mengendarai kendaraan yang memboncengkan temennya di tengah jalan sambil sempoyongan.
Baca juga: Ratusan Pengemudi Ojol di Yogyakarta Turun ke Jalan Dukung Nadiem Makarim
Kemudian dari arah belakang driver ojol membunyikan klakson untuk memberi peringatan.
Tetapi dua pemuda diduga mabuk itu tidak terima dan menendang, lalu menabrak pengendara ojol hingga terjatuh.
"Setelah terjatuh pengendara Gojek tersebut di pukuli. Sedangkan temennya yang di boncengkan mencoba melerai tapi tidak di indahkan," jelas Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).
Melihat keributan terjadi, pengendara ojol lain datang mencoba untuk melerai, tetapi dia malah ikut dipukuli oleh pelaku.
Kemudian pengendara ojol tersebut menginformasikan kepada pengendara ojol lain melalui WA grup ojol.
Tidak berselang lama kemudian puluhan ojol datang ke lokasi untuk mendampingi korban sebagai bentuk solidaritas.
"Di karenakan Ojol datang puluhan dan ingin menghakimi pelaku, selanjutnya Piket Fungsi Polsek Umbulharjo minta bantuan Polresta Yogyakarta, untuk membawa pelaku menuju Polresta Yogyakarta, guna pengusutan lebih Lanjut," jelas Kasihumas.
Saat ini kedua pemuda tersebut telah ditempatkan di Mapolresta Yogyakarta guna pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil interogasi sementara, keduanya terbukti dalam pengaruh minumn beralkohol.
"Hasil dari pemeriksaan, pelaku sebelumnya mengonsumsi minuman beralkohol," tutup Iptu Dani Hasan. (hda)
| Sejumlah Kapolsek dan PJU Polresta Yogyakarta Dirotasi, Kapolresta Tekankan Terobosan Kreatif |
|
|---|
| Rekonstruksi Kasus Kekerasan di Little Aresha Daycare Yogyakarta Bakal Digelar Bulan Depan |
|
|---|
| Dosen UGM Penuhi Panggilan Polisi Terkait Pemeriksaan Kasus Little Aresha Daycare |
|
|---|
| Raperda Kota Layak Anak: Muncul Usulan Pelajar Bermasalah di Jogja Masuk Camp Pembinaan |
|
|---|
| Hendak Tawuran, Belasan Pelajar di Ngampilan Diamankan Polisi, Orang Tua dan Guru Dipanggil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dua-Pemuda-Mabuk-Aniaya-Driver-Ojol-di-Jogja-Lantaran-Tak-Terima-Ditegur-di-Jalan.jpg)