PPJI DIY Sebut Program MBG Akan Efektif Kembali Pekan Depan
PPJI DIY pun memastikan MBG yang dibagikan kepada siswa nantinya adalah makanan yang sehat dan layak makan.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Perhimpunan Pengusaha Jasa Boga Indonesia (PPJI) DIY, Sri Wahyuni Dewi, menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan bergulir efektif pekan depan, saat pelajar sudah masuk sekolah.
Dewi mengatakan saat ini program MBG masih bergulir, namun tidak semua sekolah.
Selama libur sekolah, Badan Gizi Nasional (BGN) memperbolehkan MBG tetap berjalan.
“Tetapi tergantung pihak sekolah dan siswa. Kalau berkenan mengambil MBG berupa makanan kering karena libur sekolah, tidak apa-apa. Ada beberapa sekolah yang menjadi penerima manfaat,” katanya, Rabu (09/07/2025).
“Tetapi banyak sekolah dan siswa yang keberatan, karena baru pergi dan sebagainya. Seperti tempat saya, di wilayah 15 titik di Sleman itu tidak berkenan, berarti kami libur. Nanti setelah sekolah, efektif lagi,” sambungnya.
Pihaknya pun memastikan MBG yang dibagikan kepada siswa nantinya adalah makanan yang sehat dan layak makan.
Pasalnya di setiap dapur mestinya didampingi oleh ahli gizi. Mulai dari menentukan menu hingga mengukur kematangan makanan.
Dengan peran aktif dari ahli gizi, dipastikan makanan yang diterima siswa sehat.
“Kalau sampai ada yang basi dan lain sebagainya, kemungkinan ahli gizinya kurang bekerja dengan baik. Di tempat kami ahli gizinya aktif sekali. Yang menentukan menu dari ahli gizi, berkoordinasi dengan kami (dapur MBG), nanti mengecek tingkat kematangan, dan lain-lain,” terangnya.
Terkait dengan pembayaran, ia menyebut saat ini lancar dan bahkan dibayar di muka.
Saldo untuk MBG sudah ada di virtual account Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Sehingga ketika dapur MBG melakukan pembelanjaan dan menyerahkan nota langsung dibayarkan.
“Paling berat itu Februari 2025, sekarang lancar (pembayaran untuk MBG). Malah dibayar di muka, jadi untuk 10 hari atau 2 minggu ke depan itu uangnya sudah ada di SPPI,” ujarnya.
Saat ini, ada sekitar 15 anggota PPJI DIY yang terlibat dalam MBG di DIY. Ke depan anggota PPJI yang terlibat diperkirakan semakin bertambah. (*)
Pengawas Dinkes Sleman Sebut Aspek Penyebab Keracunan MBG di Berbah: Makanan Tidak Segera Dimakan |
![]() |
---|
Dinkes DIY Perketat Pengawasan MBG seusai 137 Pelajar di Berbah Sleman Jadi Korban Keracunan |
![]() |
---|
Marak Keracunan MBG, Dinkes Gunungkidul Bereaksi, Orang Tua Khawatir: Anak Kami Jadi Taruhannya |
![]() |
---|
Keracunan MBG Pelajar di DIY, Ombudsman: Program Nyaris Tanpa Pengawasan, Pelanggaran Nir Sanksi |
![]() |
---|
Begini Kegiatan Belajar di SMPN 3 Berbah Sleman Pascainsiden Ratusan Siswa Keracunan Diduga MBG |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.