Teluning dan Artita: Kisah Ketekunan Seorang Ibu dan Putrinya Menuju UGM
Hampir setiap hari, ia menempuh perjalanan bolak-balik Yogyakarta–Purworejo demi berjualan.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Yoseph Hary W
Tak hanya berprestasi di akademik, Artita juga menaruh minat besar di bidang seni. Ia gemar menggambar dan melukis untuk melepas penat.
Selain itu, ia aktif menari tradisional dan beberapa kali tampil di berbagai acara sekolah. Salah satu pengalaman paling berkesan baginya adalah ketika menampilkan tari Blantek dari Betawi di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
“Waktu tampil di Vredeburg rasanya beda. Kalau di sekolah kan penontonnya teman sendiri. Ini lebih grogi karena banyak penonton umum,” ujarnya.
Kini, Artita berencana bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seni tari di UGM untuk menyalurkan hobinya.
Kepada teman-temannya yang tengah berjuang meraih cita-cita, Artita menyampaikan pesan yang penuh semangat.
“Jangan pernah menyerah hanya karena keterbatasan ekonomi. Kalau ada kemauan dan usaha, pasti ada jalan. Jangan takut bermimpi besar,” kata dia. (Ard)
| Epidemiolog UGM Ajak Masyarakat Kenali Wabah Hantavirus, Sebut Tikus Jadi Rantai Penularan |
|
|---|
| Tak Perlu Lucuti Celana Kiai Ashari |
|
|---|
| Lewat Program ‘Pindar Mengajar’, AFPI Gencarkan Literasi Keuangan Digital di Yogyakarta |
|
|---|
| IPK Indonesia DIY Lakukan Pendampingan Psikologis Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta |
|
|---|
| Mimpi yang Terwujud dari Ketekunan Menabung Bertemu dengan Subsidi Dana Manfaat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Teluning-dan-Artita-Kisah-Ketekunan-Seorang-Ibu-dan-Putrinya-Menuju-UGM.jpg)