KA Logistik Kembangkan 19 Service Point di Jogja

Dia menyebut pengiriman barang itu di antaranya sepeda motor, elektronik, tanaman bahkan hewan peliharaan pun sangat tinggi di Yogyakarta.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
Manajer Wilayah Tengah KA Logistik Sasongko Budiyanto saat memberikan pemaparan, Senin (23/6/2025) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Yogyakarta menjadi simpul mobilitas pengiriman barang dari Jakarta menuju Surabaya, dan Banyuwangi.

Hal ini disampaikan Manajer Wilayah Tengah Kereta Api (KA) Logistik, Sasongko Budiyanto, pada Senin (23/6/2025).

Dia menyebut pengiriman barang itu di antaranya sepeda motor, elektronik, tanaman bahkan hewan peliharaan pun sangat tinggi di Yogyakarta.

"Karena di Yogyakarta ini banyak mahasiswa dan wisatawan. Jadi orang ke Jogja cuman ingin gowes (bersepeda) nah, mereka kirim sepeda melalui KA Logistik (Kalog express," katanya.

Sementara untuk pengiriman sepeda motor, menurut Sasongko menjadi yang paling tinggi untuk setiap harinya.

"Hingga Mei 2025, KALOG Express di wilayah Jawa Tengah mencatat pertumbuhan volume sebesar 15 persen atau sebesar 7.784 ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni 6.744 ton. Pertumbuhan ini juga tercermin di wilayah Yogyakarta, dengan kenaikan dari 1.582 ton menjadi 1.694 ton, atau naik sebesar 7 persen," ujar Sasongko.

Secara khusus, Yogyakarta mencatat peningkatan signifikan dalam layanan retail yang dimiliki KAI Logistik

Hal ini didorong oleh karakter kota tersebut sebagai pusat pendidikan dan destinasi wisata unggulan
nasional.

Ribuan pelajar serta wisatawan domestik dan mancanegara yang datang setiap bulan menciptakan kebutuhan logistik yang dinamis. 

Menjawab kebutuhan ini, KAI Logistik melalui layanan KALOG Express menghadirkan solusi pengiriman yang praktis, efisien dan terjangkau. 

Meliputi pengiriman sepeda motor, oleh-oleh khas daerah, dokumen pendidikan, hingga logistik untuk kegiatan pariwisata dan komunitas seperti festival budaya dan pameran.

Selama periode Januari hingga Mei 2025, tren komoditas di Yogyakarta menunjukkan dominasi pada pengiriman sepeda motor tercatat sebesar 831 ton atau sekitar 49 persen dari total volume. 

"Sementara pengiriman paket mencapai 810 ton atau 48 persen, mencerminkan tingginya mobilitas pelajar dan wisatawan yang mengandalkan layanan logistik untuk mendukung aktivitas mereka," lanjutnya.

Adapun kota tujuan utama pengiriman dari Yogyakarta yakni Banyuwangi, Jakarta dan Surabaya yang menjadi tiga simpul penting dalam jaringan pendidikan, perdagangan dan pariwisata nasional. 

Data tersebut dikatakan Sasongko mempertegas posisi strategis Yogyakarta sebagai pusat logistik yang terintegrasi dengan moda transportasi kereta api, memperkuat konektivitas antarkota di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved