Sambutan Positif ASN Atas Kebijakan Pemerintah yang Mengizinkan Work From Anywhere
Pemerintah mengeluarkan kebijakan work from anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja bagi aparatur sipil negara (ASN).
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dok. Pemkab Bantul
HARI OTDA: Sejumlah ASN Pemkab Bantul sedang mengikuti upacara peringatan ke-29 Hari Otonomi Daerah di lapangan Paseban Kabupaten Bantul pada Jumat (25/4/2025).
“Kalau di tempat kerjaku, fokusnya ke pelayanan publik, jadi kalau untuk full WFA ya agak susah. Misalnya, nerima kunjungan dari mana, terus ada semacam layanan teknis uji laboratorium dan sebagainya ya susah," kata Argy.
Sementara itu, Rahma merasa lebih nyaman dengan sistem kerja hybrid.
Dengan demikian, kata dia, tidak ada porsi yang lebih dominan antara bekerja di kantor atau WFA.
“Kalau boleh jujur aku suka hybrid, kalau WFA terus enggak ketemu teman-teman kantor ada kalanya kaya bagaimana gitu. Tapi senang WFA juga bisa ganti suasana kerja dan fleksibel kan,” ungkapnya. (*)
Baca Juga
| Sleman Uji Coba WFH per 1 Mei: Kuota 25 Persen tapi Opsional, ASN Boleh Tak Ambil |
|
|---|
| Gelar Kerja Bakti Massal Tiap Jumat, Wali Kota Yogyakarta Instruksikan ASN Bawa Sapu hingga Arit |
|
|---|
| Dorong Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Magelang Wajibkan ASN Belanja di Warung Tetangga |
|
|---|
| Hari Pertama WFH ASN DIY: Pemda Fokus Efisiensi Energi, Pelayanan Esensial Tetap Berjalan |
|
|---|
| Sleman Godok Rencana WFH 25 Persen bagi Pegawai Non-Struktural |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Refleksi-Perjalanan-Panjang-Otonomi-Daerah-di-Bantul.jpg)