Sri Sultan HB X Hadiri Panen Perdana Kopi Lereng Merapi, Taru Martani Siap Serap dan Pasarkan

Gubernur DIY, Sri Sulltan HB X mengungkapkan Pemda DIY mendukung pengembangan kopi di lereng Merapi.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Istimewa
PANEN KOPI - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X meninjau hasil panen pertama Kopi Lereng Merapi, Minggu (15/6/2025) 

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengungkapkan lahan perkebunan di lereng Merapi saat ini masih sekitar 300 hektar, rencananya akan kembali ditanami 150 ribu tanaman ditambah 20 ribu bibit bantuan dari Kementan.

"Mudah mudahan nanti dalam pemasaran kalau ada kesulitan, kami mohon kolaborasinya, pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten mohon kolaborasinya agar bagaimana pemasaran berjalan baik," pungkasnya.

Harapan senada juga diungkapkan perwakilan Petani Kopi Lereng Merapi, Sarmin.

"Kami berharap dengan bantuan pemerintah kesejahteraan petani kopi lereng merapi akan meningkat," harapnya.

Sementara itu terkait pemasaran hasil Panen kopi lereng Merapi, Direktur Utama (Dirut) PT Taru Martani, Widayat Joko Priyanto menyatakan, Taru Martani siap menyerap hasil panen kopi lereng merapi.

Widayat menjekaskan, sebagai BUMD milik Pemda DIY yang bergerak di bidang pangan dan pertanian, Taru Martani berkomitmen untuk mendukung program Pemda DIY.

"Kami memiliki turunan usaha yaitu caffe dan resto dimana di dalamnya ada menu kopi. Jadi memang ini relevan" tuturnya

Widayat berharap dengan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah DIY dan pemkab Sleman, serta stakeholder dan masyarakat, Kopi Lereng merapi menjadi komoditas unggulan baru dari DIY.

"Taru Martani siap mendukung. Kami akan menyerap hasil panen dan membantu pemasarannya. Prinsipnya kami sebagai BUMD berkomitmen memberikan manfaat kepada masyarakat DIY" tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved