Dishub DIY Tunggu Izin Kraton, Relokasi Pedagang dan Jukir TKP Abu Bakar Ali ke Menara Kopi Tertunda

Permohonan tersebut telah diteruskan secara resmi kepada pihak Kraton Yogyakarta, namun hingga kini belum ada jawaban.

TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO)
RELOKASI - Tempat relokasi TKP Abu Bakar Ali di Kawasan Kotabaru, Kota Yogyakarta, Senin (2/6/2025). 

Pengelola TKP ABA, Doni Rulianto, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih dalam proses pembersihan area pintu masuk.

Di sisi lain, kondisi saluran air yang berlubang serta sekat-sekat yang menyekat area selatan Menara Kopi menyulitkan proses penataan lapak pedagang.

“Maksud kami, kami sudah izin secara resmi. Padahal kita pengajuannya sudah, tapi sampai hari ini juga belum ada jawaban,” ujar Doni.

Ia juga menyampaikan keinginan para pedagang dan jukir untuk bisa meninggikan pilar dan tembok bagian dalam Menara Kopi agar kendaraan besar, seperti bus pariwisata kecil, bisa masuk dan parkir.

Hal ini dinilai penting untuk menunjang aktivitas perdagangan seperti yang selama ini berjalan di TKP ABA.

Dengan berbagai keterbatasan yang ada, Dishub berharap jawaban dari Keraton bisa segera keluar agar relokasi bisa dilaksanakan sesuai target.

Sebagai informasi, kawasan TKP ABA saat ini tengah dibongkar untuk dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam rangka penataan kawasan Sumbu Filosofi yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Dunia Tak Benda.

Pemindahan ke Menara Kopi menjadi bagian dari skema relokasi demi mendukung penataan tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved