Pakistan Sebut 4 Jet Rafale Milik India Ditembak Jatuh

Pemerintah Pakistan secara resmi mengumumkan militernya berhasil menumbangkan 6 jet tempur India dalam konflik yang terjadi awal Mei lalu.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dok defence.pk
JET TEMPUR PAKISTAN : Chengdu J-10C milik Angkatan Udara Pakistan. 

TRIBUNJOGJA.COM, ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan secara resmi mengumumkan militernya berhasil menumbangkan 6 jet tempur India dalam konflik yang terjadi awal Mei lalu.

Empat dari enam jet tempur yang dijatuhkan oleh Pakistan itu merupakan Rafale buatan Dassault Aviation, Perancis.

Seluruh jet yang dijatuhkan militer Pakistan itu ditembak pada hari pertama konflik.

Pengumuman keberhasilan Pakistan menjatuhkan 6 jet tempur India ini dilakukan langsung oleh Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif.

Klaim tersebut disampaikan Sharif saat berpidato dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Azerbaijan di kota Lachin, Rabu (28/5/2025), dilansir dari Anadolu Agency.

Menurut Sharif, jet tempur India itu ditembak militer Pakistan pada malam hari, tepatnya antara tanggal 6-7 Mei. 

Di sisi lain, pihak India belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait klaim Pakistan tersebut.

India hanya mengakui kalau negaranya menderita kerugian selama konflik bersenjata antara kedua negara tersebut.

Beberapa hari setelah perang pecah, Pakistan dan India sepakat melakukan gencatan senjata pada 10 Mei alias sekitar tiga hari usai konflik meletus.

Gencatan senjata tercapai etelah kedua negara jual-beli serangan yang mematikan yang mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.

India dan Pakistan lalu menarik kembali pasukannya tambahannya dari daerah konflik paling lambat akhir Mei.

Baca juga: Presiden Prabowo dan Macron Tiba di Candi Borobudur Magelang Naik Maung Pindad

Jet tempur China

 Diberitakan sebelumnya, jet tempur Chengdu J-10C yang diproduksi industri pertahanan China mendapat sorotan setelah diklaim menjatuhkan beberapa pesawat India, termasuk Rafale.

Insiden ini tidak hanya mencuri perhatian publik, tapi juga mendorong lonjakan harga saham perusahaan pembuatnya.

Dilansir dari Business Insider, 10 Mei, saham Chengdu Aircraft Company melonjak lebih dari 30 persen di Bursa Saham Shenzhen setelah kabar keberhasilan J-10C di medan tempur tersebar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved