FIBA dan Perbasi Berikan Edukasi Dasar Basket bagi Ratusan Siswa SD di Kulon Progo

Beberapa gerakan diajarkan antara lain cara berlari dan melompat, memantulkan bola sembari berlari dan memasukkannya ke dalam sebuah wadah.

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
Dok. KONI DIY
LATIHAN DASAR: Sejumlah siswa saat mengikuti program BFG di GOR Cangkring, Kulonprogo, Rabu (7/5/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sekitar 120 pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dibekali dengan edukasi dan pengetahuan bola basket dasar.

Kegiatan itu terlaksana melalui program Basketball For Good (BFG) yang diinisiasi oleh Federation Internationale de Basketball (FIBA) Indonesia kerja sama dengan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Diawali gerakan senam yang dilakukan bersama-sama dengan sejumlah guru olahraga sebagai pemanasan, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan gerakan dasar bola basket.

Beberapa gerakan diajarkan antara lain cara berlari dan melompat, memantulkan bola sembari berlari dan memasukkannya ke dalam sebuah wadah.

Lalu membawa bola dengan melompat, melempar bola dengan berlari sembari menghindari lawan, hingga membawa bola bersama-sama sebagai bentuk kerja sama tim.

"Basketball For Good sebetulnya ini adalah program Basketball Development, pembinaan bola basket untuk anak-anak. Program ini merupakan kendaraan yang kita lakukan untuk mempromosikan bola basket melalui pendekatan sosial," ujar Country Manager FIBA Indonesia Rufiana di GOR Cangkring, Kulon Progo, pada Rabu (7/5/2025).

Kabupaten Kulon Progo DIY, lanjut dia, menjadi tempat ketiga program BFG tahun ini, setelah sebelumnya digelar kegiatan serupa di Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah dan Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ada empat (4) SD yang kali ini menjadi percontohan untuk program tersebut. Meliputi SDN Srikayangan Kapanewon Sentolo, SDN Depok II Kapanewon Panjatan, SDN Percobaan 4 Kapanewon Wates, dan SDN 1 Kalipetir Kapanewon Pengasih.

Di samping para pelajar, sejumlah guru olahraga di Kabupaten Kulon Progo juga diedukasi perihal cabor tersebut.

Terutama yang berkaitan dengan pola hidup sehat, untuk kemudian dapat diinformasikan secara luas kepada anak didiknya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Nur Wahyudi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada FIBA, Perbasi, Unesa maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang telah berupaya dan berperan aktif dalam mengembangkan dan memajukan olahraga bola basket di Kabupaten Kulon Progo.
 
Harapannya melalui program tersebut dapat membentuk karakter positif pada anak, terutama dalam hal persahabatan dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

Lalu kedisiplinan, kerja keras, semangat pantang menyerah, sportivitas hingga pentingnya kerja sama dalam meraih tujuan bersama.

"Sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami, bahwa Kulon Progo dipercaya menjadi bagian dari program yang sangat positif ini. Semoga melalui kegiatan ini dapat membantu untuk meningkatkan prestasi dan menciptakan generasi budaya berprestasi di cabang olahraga bola basket," kata Nur Wahyudi.

Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal DPP Perbasi Ratana Arya Krishnan juga berharap melalui program BFG ini ke depan dapat menumbuhkan kecintaan pada diri anak-anak terhadap olahraga bola basket.

Sehingga kemudian di masa mendatang dapat melahirkan atlet maupun pemain bola basket yang mampu berprestasi di kancah nasional bahkan internasional. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved