KONI DIY Dorong Tata Kelola Olahraga Berbasis Teknologi Lewat Bimtek Simpalawa

KONI DIY terus mendorong modernisasi tata kelola organisasi olahraga di daerah tersebut melalui pemanfaatan teknologi informasi. 

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
Pengurus cabang olahraga anggota KONI DIY mengikuti sosialisasi Simpalawa di Aula Kantor KONI DIY, Kamis (7/5/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY terus mendorong modernisasi tata kelola organisasi olahraga di daerah tersebut melalui pemanfaatan teknologi informasi. 

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum II KONI DIY, Nolik Maryono saat mewakili Ketua Umum KONI DIY, KGPAA Paku Alam X saat membuka  bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan data atlet, pelatih, dan cabang olahraga DIY di Aula Kantor KONI DIY, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Nolik mengucapkan terima kasih kepada para operator dan admin dari seluruh cabang olahraga anggota KONI DIY yang hadir mengikuti bimtek.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sangat penting di tengah tantangan organisasi olahraga modern yang tidak hanya berfokus pada prestasi di lapangan, tetapi juga pada kualitas tata kelola organisasi.

“Organisasi olahraga saat ini harus dikelola secara modern, profesional, transparan, dan berbasis teknologi informasi,” ujar Nolik.

Melalui bimtek tersebut, KONI DIY berharap seluruh peserta mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan organisasi berbasis IT.

Dengan begitu, tata kelola organisasi olahraga di DIY diharapkan semakin tertib administrasi, kuat secara sistem, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi atlet maupun masyarakat olahraga.

Nolik juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang modern dan kolaboratif di setiap cabang olahraga.

Baca juga: Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk Sri Sultan HB II, Ulama DIY Soroti Sikap Anti-Kolonialisme

Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh figur ketua atau pengurus, tetapi juga kualitas sistem kerja, soliditas tim, dan kemampuan mengikuti perkembangan zaman.

Ia menilai DIY sebagai kota pelajar, kota pendidikan, sekaligus kota budaya memiliki potensi besar untuk menjadi contoh pembangunan organisasi olahraga yang adaptif terhadap teknologi dan inovasi.

“Dengan SDM yang unggul dan tata kelola yang baik, saya yakin prestasi olahraga DIY akan semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Nolik menjelaskan bahwa bimtek kali ini merupakan kelanjutan dari program pengembangan sistem digital yang sebelumnya telah dijalankan bidang IT KONI DIY di bawah koordinasi Kiki dan Lukman.

Sebelumnya, KONI DIY telah mengadakan bimbingan teknis terkait Sipenwalet. Kini, program tersebut dikembangkan menjadi Simpalawa atau Sistem Pengelolaan Data Atlet, Pelatih, dan Wasit.

Menurut Nolik, keberadaan sistem berbasis IT tersebut sangat penting di era modern karena mampu mendukung penerapan sport science dalam meningkatkan prestasi olahraga di DIY.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan bimtek tersebut untuk belajar, berdiskusi, serta membangun jejaring demi kemajuan organisasi olahraga di DIY.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved