HUT ke-59, KONI DIY Ziarah ke Makam Paku Alam VIII
Ziarah merupakan salah satu agenda penting untuk menjaga hubungan dan kebersamaan dengan seluruh anggota
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam upaya memperkuat sinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten/kota, KONI DIY menggelar kegiatan ziarah ke makam Sri Paduka Paku Alam VIII di Astana Girigondo, Kulonprogo. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-59 KONI DIY.
Wakil Ketua Umum (WKU) II KONI DIY, Nolik Maryono, menjelaskan bahwa ziarah yang telah dilakukan pada Sabtu (25/4/2026) ini merupakan salah satu agenda penting untuk menjaga hubungan dan kebersamaan dengan seluruh anggota, khususnya KONI di tingkat kabupaten/kota.
Sinergitas KONI DIY
“Ini adalah bentuk sinergitas KONI DIY dengan KONI kabupaten/kota se-DIY. Sekaligus kami rangkaikan dengan peringatan Hari Jadi KONI DIY yang ke-59,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan pengurus KONI DIY, seluruh KONI kabupaten/kota se-DIY, serta abdi dalem Kadipaten Paku Alam yang turut mendampingi jalannya ziarah.
Menurut Nolik, ziarah ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu. Ia berharap doa yang dipanjatkan dapat membawa kebaikan bagi almarhum.
“Kegiatan ini juga menjadi upaya kita untuk mendoakan para pendahulu KONI DIY agar diterima di sisi-Nya dan mendapat husnul khatimah,” katanya.
Teladani tokoh pendahulu
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan para tokoh olahraga terdahulu, termasuk Sri Paduka Paku Alam VIII sebagai Ketua Umum pertama KONI DIY. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berprestasi.
“Semangat dan kegigihan para pendahulu ini harus menjadi pelajaran bagi atlet-atlet kita dalam meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Nolik juga mengungkapkan bahwa Hari Jadi KONI DIY diperingati setiap 25 April. Penetapan tanggal tersebut didasarkan pada catatan sejarah berdirinya KONI DIY pada 25 April 1967, dengan Sri Paduka Paku Alam VIII sebagai Ketua Umum pertama.
“Tahun ini merupakan peringatan ke-59. Berdasarkan sejarah, KONI DIY berdiri pada 25 April 1967. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen olahraga untuk berziarah sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri KONI DIY,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, KONI DIY menegaskan komitmennya untuk melanjutkan cita-cita para pendiri, yakni membina atlet agar mampu berprestasi hingga level nasional dan internasional.
“Beliau adalah tokoh olahraga nasional. Kami berkomitmen meneruskan cita-cita tersebut dengan terus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari DIY,” pungkasnya.
| Trofeo HUT ke-59 KONI DIY: Pererat Silaturahmi, Bangun Sinergi Demi Prestasi |
|
|---|
| Kulon Progo Luncurkan Maskot Porda DIY 2027, Begini Tanggapan KONI DIY |
|
|---|
| Jakarta Ikut Jadi Tuan Rumah Tambahan PON 2028, Ini Strategi KONI DIY Jaga Prestasi |
|
|---|
| KONI DIY Apresiasi Prestasi Veda Ega Pratama di Moto3, Buah Disiplin dan Kerja Keras |
|
|---|
| Pebalap WorldSSP Aldi Satya Mahendra Alami Kecelakaan, KONI DIY Minta Penanganan Maksimal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ziarah-koni-diy.jpg)