Klaten dan Sleman Sepakati Pengelolaan Bersama Sumber Air Sungai Bebeng

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dan Pemkab Sleman menjalin kerja sama untuk mengelola sumber air dari Sungai Bebeng

Tayang:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Humas Pemkab Klaten
TANDA TANGAN MOU: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klaten, Jajang Prihono, dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Sleman, Suparmono, saat menandatangani memorandum of understanding (MoU) kerja sama pengelolaan sumber air dari Sungai Bebeng di Pendopo Bukit Klangon Kabupaten Sleman pada Rabu (30/4/2025). 

"Hingga kini ada tiga desa di Klaten yang menerima distribusi air dari sumber Bebeng, yakni Desa Panggang, Sidorejo, dan Balerante di Kecamatan Kemalang, Klaten. Sedangkan di Sleman ada Desa Glagaharjo," jelas Nur.

Adapun, tiga desa di Kabupaten Klaten itu berada di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi. 

Selama ini, wilayah tersebut memiliki permasalahan kekurangan air bersih terutama saat musim kemarau. Sehingga desa-desa tersebut sangat membutuhkan aliran air dari Sungai Bebeng untuk memenuhi kebutuhan warganya.

"Tujuan kerja sama itu adalah untuk melestarikan sumber air Bebeng, menjamin kebutuhan air bagi masyarakat dan ternak di antara desa berbatasan agar ada keberlanjutan kelestarian antar generasi. Sehingga nanti ke depan, meski sudah ganti generasi tapi dengan adanya kerja sama itu bisa memayungi sesuatu yang formal. Apabila ke depan ada hal yang perlu dikerjakan bersama dalam wujud fisik maupun non fisik, agar tetap terjalin," papar dia.

Lebih lanjut, terkait bentuk implementasi dari kerja sama tersebut, Nur menuturkan akan diidentifikasi terlebih dahulu kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan warga, khususnya yang ada di Kota Bersinar. Kemudian, pihaknya akan mengusulkan kebutuhan tersebut kepada Pemkab Klaten agar bisa ditindaklanjuti. (drm)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved