Polisi Dalami Kecelakaan yang Tewaskan Dua Jambret di Depok Sleman
Hasil olah tempat kejadian, memang benar ada peristiwa kecelakaan dan dua orang meninggal dunia.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dua orang pengendara sepeda motor yang diduga merupakan pelaku jambret meregang nyawa dalam insiden kecelakaan yang terjadi di wilayah Depok, Kabupaten Sleman.
Polisi masih mendalami kasus tersebut.Pendalaman melibatkan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) maupun Satuan Lalulintas Polresta Sleman.
Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP awal atas insiden yang terjadi pada Sabtu (26/4/2025) pagi tersebut.
Hasil olah tempat kejadian, memang benar ada peristiwa kecelakaan dan dua orang meninggal dunia.
Tetapi sebelum itu, ada peristiwa penjambretan. Kronologi detailnya, Ia mengaku belum bisa mengungkapkan karena masih dalam proses penyelidikan.
"Kronologi detailnya, nanti. Yang jelas kami dari Satlantas dan Satreskrim melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu," katanya, Sabtu.
Dua orang yang meninggal dunia tersebut sudah dievakuasi. Keduanya dibawa ke RS Bhayangkara.
Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo saat dikonfirmasi juga telah membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurut dia peristiwa itu merupakan kecelakaan dan masuk wilayah hukum Polsek Depok Timur.
Saat ini, jajarannya masih melakukan penyelidikan, dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan bukti- bukti atas perkara yang menyebabkan dua orang meninggal dunia.
"Meninggal 2 orang. Masih kita kumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi," ujarnya.
Belum disebutkan identitas kedua orang yang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Kapolresta bilang, dua orang yang meninggal merupakan pengendara dan pembonceng sepeda motor.
"Ya, (keduanya) berboncengan (sepeda motor). Sekarang kami masih melakukan penyelidikan," kata dia.
Kasus dugaan penjambretan yang berujung kecelakaan di Depok, Sleman, ini viral di media sosial.
Dalam postingan akun di media sosial X @merapi_uncover mengunggah dua gambar. Pertama gambar orang terkapar di pinggir jalan.
| Dilema Perajin Tempe di Sleman: Harga Bahan Baku Melejit, Omzet Kian Terjepit |
|
|---|
| PSEL DIY Ditunda, Sleman Andalkan Pasukan P3S untuk Tangani Sampah di Desa |
|
|---|
| Disdik Sebut Kuota Bangku SMP di Sleman Surplus 2.840 Kursi pada SPMB 2026 |
|
|---|
| Mendikdasmen Apresiasi TK ABA Semesta, Hadirkan Pendidikan Anak Usia Dini Bertaraf Internasional |
|
|---|
| Dugaan Pelanggaran Izin Praktik dalam Kasus Temuan 11 Bayi di Pakem, Pakar Sebut Ancaman Pidana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-kecelakaan-bus.jpg)