Finishing Perkuat Konsep Motor Kustom: Kiprah Fanny Fast dari Bantul dalam Dunia Cat Kustom

Sejak 2017, ia menekuni dunia pengecatan motor secara serius setelah sebelumnya sempat menjalankan bengkel kustom motor.

Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
Hasil karya kustom cat dari Fanny Fast 

TRIBUNJOGJA.COM – Dunia motor kustom tak hanya soal mesin dan rangka, tapi juga tentang bagaimana tampilannya bisa merepresentasikan karakter sang pemilik.

Fanny Fast, seorang spesialis cat asal Sewon, Bantul, memahami betul hal itu.

Sejak 2017, ia menekuni dunia pengecatan motor secara serius setelah sebelumnya sempat menjalankan bengkel kustom motor.

"Awalnya saya hobi motor, terus sempat buka bengkel kustom juga. Tapi karena mengerjakan motor kustom itu terlalu lama dan bengkel kustom makin banyak, akhirnya saya fokus ke cat. Walaupun tetap bisa melayani motor kustom," ujar Fanny.

Kemampuannya dalam mengecat motor kustom didapatkan secara otodidak.

Berbekal pengalaman bekerja di bengkel las kenteng mobil, Fanny memperdalam teknik pengecatan sambil terus belajar secara mandiri.

Kini, ia dikenal sebagai salah satu tukang cat spesialis kustom paint yang cukup diperhitungkan.

Menurut Fanny, cat memiliki peran vital dalam dunia motor kustom. 

"Finishing dalam sebuah karya motor kustom akan memperkuat konsep motor dan karakter ridernya juga. Pemilihan warna dan motif juga sangat berpengaruh," tegasnya.

Penanganan bahan sebelum dicat pun harus cermat.

Fanny menjelaskan, setiap material membutuhkan perlakuan berbeda.

Untuk bahan fiber seperti helm, ia harus mengatasi pori-pori permukaan dengan ampelas dan dempul sebelum melanjutkan pengecatan.

Plastik ABS membutuhkan dasar primer khusus, sedangkan aluminium lebih simpel hanya perlu epoxy.

Sementara untuk besi, perlu tahapan panjang mulai dari pembersihan karat, epoxy primer anti karat, hingga filler.

"Perbedaan besar itu di penanganan awal. Kalau sudah masuk pewarnaan, perlakuannya rata-rata sama," ungkap Fanny.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved