Lebih dari 400 Warga Terdampak Banjir di Pengasih Kulon Progo, Tak Ada Korban Jiwa

Berdasarkan laporan, sebanyak 411 warga terdampak banjir di yang menerjang sebuah perumahan di Kalurahan Margosari.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
LONGSOR - Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan (kiri), saat meninjau rumah warga yang terkena longsor di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, Kulon Progo, Sabtu (29/03/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sejumlah wilayah di Kulon Progo turut terdampak bencana hidrometeorologi akibat hujan deras yang mengguyur pada Jumat (28/03/2025) malam.

Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, pun datang meninjau situasi di wilayah terdampak tersebut.

Berdasarkan laporan, sebanyak 411 warga terdampak banjir di yang menerjang sebuah perumahan di Kalurahan Margosari.

"Meski demikian kami pastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut," kata Agung memberikan keterangannya pada Sabtu (29/03/2025).

Rinciannya, 411 warga ini terdiri dari 214 pria dan 197 wanita, yang terbagi atas 160 Kepala Keluarga (KK).

Perumahan yang mereka tinggali sempat terendam banjir sampai setinggi 1,5 meter.

Berdasarkan informasi yang diterima, banjir terjadi akibat jebolnya talut tepi Sungai Serang akibat derasnya arus air saat hujan semalam.

Talut tersebut hanya berjarak sekitar 100 meter dari permukiman warga.

Agung menyatakan langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSO). Sebab instansi inilah yang berwenang menangani Sungai Serang.

"Kami meminta BBWSSO segera melakukan normalisasi Sungai Serang guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi," ujarnya.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Kulon Progo, Seorang Warga Terluka Tertimpa Material Longsoran

Sebanyak 4 warga yang terdampak sampai harus dilarikan ke RSUD Wates karena membutuhkan penanganan medis.

Namun Agung memastikan keempatnya sudah pulih dan kembali ke tempat asalnya.

Demi keamanan, ratusan warga yang terdampak sementara waktu mengungsi di 2 titik, tak jauh dari permukiman.

Lokasi pengungsiannya antara lain Balai Kalurahan Margosari dan Masjid Al-Fitroh.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved