Kehidupan Sang Ayah Begitu Berat Setelah Gamma Meninggal, Kini Tak Bisa Berbuka Bersama Lagi
Momen-momen spesial saat bulan puasa itu kini tidak pernah lagi dirasakan oleh Andi Prabowo, ayah almarhum Gamma Rizkynata Oktafandy
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Momen-momen spesial saat bulan puasa itu kini tidak pernah lagi dirasakan oleh Andi Prabowo, ayah almarhum Gamma Rizkynata Oktafandy, siswa di Semarang yang ditembak mati oleh Aipda Robig Zaenudin.
Jika biasanya buka bersama, tarawih bersama, kini momen-momen itu telah sirna.
Andi mengaku perjalanan hidupnya menjadi berat setelah Gamma berpulang.
"Sangat berat ya. Saya biasanya tarawih bersama, buka bersama," ucap Andi saat bertatap muka langsung dengan Aipda Robig Zaenudin yang digelandang menuju mobil tahanan di Kejaksaan Negeri Semarang, Kamis (6/3/2025) siang.
Andi yang datang bersama kuasa hukumnya sengaja meluangkan waktu untuk pergi ke Kejaksaan Negeri Semarang untuk melihat langsung Aipda Robig Zaenudin.
Andi dan kuasa hukumnya sengaja datang lebih dulu daripada Aipda Robig.
Begitu melihat Aipda Robig keluar dengan rompi tahanan, Andi Prabowo langsung melampiaskan amarahnya kepada Aipda Robig
"Kamu kejam ya membunuh anak saya," kata Andi Prabowo dengan suara bergetar, Kamis.
Dia mengaku emosi setelah melihat wajah Aipda Robig di depannya.
Baca juga: Ekshumasi Jenazah Korban Miras Oplosan, Begini Kata Kasatreskrim Polres Bantul
Untuk itu, dia berharap agar terdakwa dihukum maksimal.
"Kejam membunuh anak saya. Ini untuk keadilan yang seadil-adilnya," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Candra Saptaji mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima pelimpahan terdakwa Aipda Robig berserta barang bukti dari Polda Jawa Tengah.
"Selanjutnya berdasarkan alasan yang objektif dan subjektif terhadap terdakwa kita lakukan penahanan tahap penuntutan selama 20 hari di Rutan Kelas 1 Semarang," kata Candra.
Dalam waktu dekat, berkas perkara Aipda Robig akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk dilakukan persidangan.
"Sidangnya terbuka," ungkapnya.
| PLN Pastikan Keandalan Listrik, Komisaris Tinjau Kesiapan di Masjid Raya Baiturrahman Semarang |
|
|---|
| PLN Siaga Idul Fitri 1447H, Direktur Distribusi Tinjau Gardu Induk Strategis di Jawa Tengah |
|
|---|
| Ramadan dan Idulfitri 1447H, Bank Mandiri Siapkan Rp4,18 Triliun Uang Tunai di Wilayah Semarang |
|
|---|
| Jadwal Lengkap Liga 2 Pekan Terakhir: PSS Sleman Bisa Jadi Juara Grup B |
|
|---|
| Berbekal Rp4.000, Bocah 11 Tahun di Ungaran Nekat Jalan Kaki Malam-malam Cari Rumah Nenek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kehidupan-Sang-Ayah-Begitu-Berat-Setelah-Gamma-Meninggal-Kini-Tak-Bisa-Berbuka-Bersama-Lagi.jpg)