Dua Hari Lagi Panen, Tanaman Padi di Gunungkidul Malah Roboh, Petani: Hancur Rasanya

Dia mengatakan, akibat hujan deras disertai angin  kencang membuat padi yang ditanamnya rusak padahal dua hari lagi akan panen.

Tayang:
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Yoseph Hary W
istimewa
PETANI MERASA HANCUR: Petani saat menunjukan tanaman padi miliknya yang roboh pasca diterjang angin dan hujan deras, Rabu (26/2/2025) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Tanaman padi siap panen milik sejumlah petani di Padukuhan Polaman, Kalurahan Pampang, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, roboh akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah ini berapa hari terakhir.

Satu di antaranya, tanaman padi milik Wadino (60), dia mengatakan, akibat hujan deras disertai angin  kencang membuat padi yang ditanamnya rusak padahal dua hari lagi  akan panen.

"Saya sudah menunggu hampir empat bulan. Tinggal dua hari lagi panen, tapi malah roboh semua. Hancur rasanya hati ini,” ucapnya pada Rabu (26/2/2025).

Dia mengatakan tanaman padi yang roboh  membuat bulir-bulir ikut berjatuhan, akibatnya susah dipanen dan membutuhkan waktu lebih lama.

Tak hanya itu, kualitas gabah juga akan lebih rendah karena terendam air. 

"Kalau padi roboh seperti ini, susah dipanen, butuh waktu lebih lama, dan seringkali hasilnya berkurang. Gabah bisa berkualitas rendah karena terendam air dan mulai membusuk. Iya pastinya berpengaruh ke harga," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Raharjo Yuwono mengatakan pihaknya sudah mendapat informasi terkait kerusakan yang dialami petani.

"Sudah kondisinya masih bisa dipanen. Memang cuaca ini menjadi kendala bagi para petani," ujarnya. 

Dia melanjutkan, saat ini Kabupaten Gunungkidul tengah melaksanakan panen raya padi masa tanam pertama. Hingga Februari 2025, total padi yang sudah dipanen seluas 8.449 hektare di dominasi kawasan zona selatan. 

"Puncak panen raya padi berlangsung pada Maret 2025 ini. Diperkirakan Maret nanti hasil panen mencapai luas 35.351 hektare. Sehingga total padi di Gunungkidul yang akan panen pada musim tanam pertama ini mencapai 45.921 hektar," tuturnya (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved