Sebagian Besar Program Vital Kulon Progo Tertunda, Imbas dari Kebijakan Efisiensi Anggaran Pusat
Dana Transfer ke Daerah hingga Rp 50 triliun lebih. Ia pun mengaku jajarannya cukup dipusingkan dengan adanya kebijakan tersebut.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Setidaknya sudah ada 2 proyek yang harus ditunda akibat pengurangan tersebut.
Menurut Triyono, proyek tersebut adalah penataan Alun-alun Wates sebesar Rp 5 miliar dan pengadaan mesin pengolah sampah sebesar Rp 13 miliar.
Mesin tersebut rencananya digunakan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banyuroto.
"Itu pengurangan untuk program yang paling besar dan sudah diidentifikasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), belum termasuk yang kecil-kecil juga ikut terpangkas," jelasnya.
Triyono mengatakan pihaknya akan melaporkan hasil kajian dari dampak pemangkasan tersebut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Rencananya, laporan disampaikan saat rapat koordinasi secara virtual pada Kamis (06/02/2025).
Ia pun mengaku jajarannya cukup dipusingkan dengan adanya kebijakan tersebut.
Apalagi pihaknya juga perlu berkomunikasi dengan DPRD Kulon Progo lantaran anggaran perjalanan dinas anggota legislatif juga ikut disunat.
"Tidak hanya Kulon Progo, semua daerah saat ini juga merasakan kebingungan dengan adanya kebijakan tersebut," kata Triyono.
Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi mengatakan kebijakan tersebut bisa berdampak pada penurunan kinerja daerah.
Terutama dalam melaksanakan berbagai program pembangunan yang sebelumnya sudah direncanakan.
Apalagi kemampuan fiskal dari Kulon Progo juga tidak besar. Sebab sebagian pembiayaan masih bergantung pada dana transfer dari pusat.
"Yang jelas perlu ada strategi dalam mengatur keuangan di daerah," ujar Siwi.(alx)
| DPRD Kulon Progo Usulkan Raperda Baru Perketat Mihol dan Larang Minuman Oplosan |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Tunggu Pemda DIY Soal Penerapan WFH ASN Sembari Lakukan Kajian |
|
|---|
| Tak Berlangganan, Warga di Kulon Progo Pilih Buang Sampah ke Depo Pasar hingga Menumpuk |
|
|---|
| Guru di Kulon Progo Luncurkan Buku '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat', Lengkap dengan Kearifan Lokal |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Naikkan Anggaran Infrastruktur 2026 hingga 14,79 Persen, Jadi Rp102,16 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sebagian-Besar-Program-Vital-Kulon-Progo-Tertunda-Imbas-dari-Kebijakan-Efisiensi-Anggaran-Pusat.jpg)