Pemkab Sleman Ajak Pelaku Usaha Besar Bermitra dengan UMKM
Menurut dia, kolaborasi antar keduanya sangat penting dalam menghadapi persaingan global dan era digitalisasi.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memfasilitasi kegiatan temu kemitraan antara pelaku usaha besar dengan pelaku UMKM di Bumi Sembada.
Langkah ini guna mendorong tumbuh berkembangnya usaha mikro, kecil dan menengah di wilayah tersebut.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengapresiasi atas kerjasama kemitraan antara pelaku usaha besar dan pelaku UMKM di Kabupaten Sleman.
Menurut dia, kolaborasi antar keduanya sangat penting dalam menghadapi persaingan global dan era digitalisasi.
Ia meyakini melalui kerjasama tersebut dapat memberi dukungan terhadap kemajuan perekonomian daerah.
"Saya percaya bahwa dengan forum seperti ini, akan ada komunikasi dan hubungan yang baik antara kedua belah pihak, yang akan memungkinkan kerja sama yang berhasil dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus mendukung penguatan ekosistem kemitraan ini dengan menyediakan berbagai fasilitasi, pendampingan, dan dukungan kebijakan yang diperlukan," kata Kustini, dalam forum pertemuan yang digelar di Hotel Alana Yogyakarta, Kamis (30/1/2025).
Kegiatan tersebut mempertemukan 16 pelaku usaha besar dari berbagai sektor dengan 67 pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Sleman.
Di dalam pertemuan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama kemitraan antar keduanya.
Selain temu kemitraan, Pemerintah Kabupaten Sleman juga memberikan 16 sertifikat bagi pelaku usaha besar sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan usaha yang telah berjalan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman, Retno Susiati mengatakan Pemkab Sleman saat ini telah memfasilitasi kerja sama kemitraan antara 33 pelaku usaha besar dan 289 UMKM di wilayah Kabupaten Sleman.
"Adapun bentuk kemitraan yang dilakukan di antaranya adalah distribusi dan keagenan, rantai pasok, inti plasma dan perdagangan umum," jelasnya.(*)
| Update Gunung Merapi Minggu 24 Mei: 25 Kali Gempa Guguran, 9 kali Guguran Lava ke Arah Kali Putih |
|
|---|
| Program Beasiswa Sleman Pintar Gandeng 34 Perguruan Tinggi |
|
|---|
| Ada Warga Sempat Suspek, Dinkes Sleman Perketat Kewaspadaan Hantavirus |
|
|---|
| Bunyi Sirine Memecah Keheningan, Para Siswa Merunduk Melindungi Kepala saat Gempa Mengguncang |
|
|---|
| BGN DIY Ancam Beri Sanksi Suspend Dapur MBG di Sleman yang Belum Kantongi SLHS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pemkab-Sleman-Ajak-Pelaku-Usaha-Besar-Bermitra-dengan-UMKM.jpg)