Kronologi Bule Berbikini Ditemukan Tewas di Tebing di Uluwatu Bali

Seorang bule berbaju bikini ditemukan tewas mengenaskan di bawah tebing Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tribun-Bali.com/Istimewa
Proses evakuasi mayat wanita berbikini yang ditemukan di Bawah Tebing Pura Luhur Uluwatu, Kamis 9 Januari 2025. 

TRIBUNJOGJA.COM, BALI  – Seorang bule berbaju bikini ditemukan tewas mengenaskan di bawah tebing Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung pada Kamis, 9 Januari 2025 siang kemarin.

Korban mengalami sejumlah luka di sekujur tubuhnya. Di antaranya patah tulang pada kaki kiri dan robek pada bagian pinggang.

Belum diketahui penyebab kematian korban, apakah terjatuh atau akibat lainnya.

Jenazah korban ditemukan di bawah tebing sedalam 68 meter.

Proses evakuasi jenazah korban berlangsung sekitar satu setengah jam dengan melibatkan tim gabungan dari Basarnas Denpasar, Polair Polres Denpasar, Brimob Polda Bali, dan warga setempat.

Jenazah perempuan berbikini hitam itu akhirnya berhasil dievakuasi dari bawah tebing dan langsung dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah untuk proses identifikasi.

Dikutip dari Tribunnews.com, Kasie Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi mengatakan penemuan mayat bule berbaju bikini tersebut pertama kali diinformasikan ke pihaknya sekitar pukul 10.30 WIB.

Mayat itu pertama kali ditemukan oleh saksi mata bernama Made Kacir Ariana.

Saat berada di lokasi, saksi melihat ada benda yang mencurigakan di tebing.

Baca juga: Cerita Dibalik Nama Jembatan Kali Progo Sucipto Suwigo Magelang, Ada Peran Ganjar Pranowo

Setelah dicek, ternyata benda tersebut merupakan mayat seorang perempuan.

Made Kacir kemudian langsung menyampaikan informasi penemuan mayat tersebut ke pihak terkait.

“Setelah naik di tembok tebing dan melihat ke arah benda tersebut, ternyata mayat manusia dan dia langsung menghubungi petugas yang berwenang Basarnas dan Kepolisian,” kata AKP Sukadi.

Sukadi menjelaskan, setelah mendapat informasi ini, pihaknya bersama Basarnas Denpasar langsung menuju ke lokasi.

Ada 12 anggota Basarnas yang terlibat dalam proses evakuasi tersebut.

Proses evakuasi berlangsung lebih dari satu jam karena posisi jenazah korban berada di bawah tebing sedalam 68 meter.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved