Horor Jumat Dini hari, Lansia Ditemukan Tewas Tergantung di Pos Jaga Pasar Hewan Ambarketawang
Warga sekitar Pasar Hewan Mancasan, Ambarketawang, Kabupaten Sleman digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria lansia
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Artikel ini memuat konten terkait tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, memiliki kecenderungan bunuh diri, atau membutuhkan layanan kesehatan jiwa, segera hubungi profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan darurat kesehatan mental terdekat.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN-- Warga sekitar Pasar Hewan Mancasan, Ambarketawang, Kabupaten Sleman digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria lansia yang tergantung di Pos Penjagaan area pasar tersebut, pada Jumat (3/4/2026) dini hari.
Saat ditemukan, tubuh korban tergantung pada seutas tali tambang plastik warna hijau yang dikaitkan dengan usuk dan diperkirakan sudah meninggal 8 jam.
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menyampaikan bahwa identitas korban diketahui berinisial W (69), seorang karyawan swasta warga setempat.
Tubuh korban kali pertama ditemukan oleh saksi AD (17), seorang pelajar pada pukul 04.30 WIB saat sedang melintas depan pasar dari arah selatan.
"Saat melintas di depan pasar hewan, (saksi AD) melihat ada orang yang tergantung. Karena takut, kemudian memberitahu (warga lain berinisial MR) kalau melihat orang tergantung di Pos Penjagaan Pasar Hewan Mancasan," kata Argo, Jumat.
Mendapat informasi itu, saksi MR (17) mengajak serta saksi RAS (24) memberanikan diri mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kebenaran informasi.
Setelah dipastikan kebenarannya, temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas Polsek Gamping pukul 04.30 WIB.
Baca juga: Sertu Muhammad Nur Ichwan Resmi Naik Pangkat jadi Serka Anumerta
Petugas Polsek Gamping, bersama piket Reskrim Unit II dan Inafis Satreskrim Polresta Sleman, Puskesmas Gamping I yang telah menerima laporan bergegas bersama-sama mendatangi tempat kejadian perkara.
Petugas mengecek dan memeriksa tubuh korban dan melakukan olah TKP.
Hasil olah TKP, korban ditemukan tergantung menggunakan tali tambang plastik berwarna hijau yang dikaitkan pada usuk kayu plafon pos jaga.
Tim medis, kata Argo, telah menyatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Berdasarkan keterangan S, yang merupakan istri korban bahwa suaminya terakhir kali terlihat di rumah pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Sebelum kejadian, korban diketahui mengeluh sakit perut.
"Menurut keterangan S, Istri Korban bahwa korban mengeluh sakit perut dan korban terakhir terlihat pukul 22.00 WIB," ujar dia.
Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar area pasar.
Hal ini untuk memastikan kronologi kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.(*)
| Breaking News : Mayat Lansia Wanita Ditemukan di Saluran Irigasi di Pakem |
|
|---|
| Fakta-fakta Meninggalnya Driver Online di Gedongtengen Jogja: Identitas dan Dugaan Penyebab Kematian |
|
|---|
| Temuan Mayat Pria di Dalam Mobil di Concat Sleman, Polisi: Diduga Keracunan Karbon Monoksida |
|
|---|
| Heboh Sosok Pria Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil di Condongcatur Sleman |
|
|---|
| Harta Karun Jutaan Rupiah di Balik Kain Jarik Lusuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat-wanita.jpg)