April 2025 Kota Yogyakarta Bebas Sampah? Intip Solusi yang Ditempuh Pemkot
DLH Kota Yogyakarta optimis dapat menyelesaikan problem sampah pada April 2025.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Upaya mengatasi masalah persampahan di Kota Yogyakarta terus digalakkan.
Komisi C DPRD Kota Yogya mengusulkan pembentukan kelompok kerja (Pokja) yang melibatkan kalangan legislatif dan eksekutif sebagai langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian isu yang telah lama membebani masyarakat ini.
Ketua Komisi C DPRD Kota Yogya, Bambang Seno Baskoro, menekankan pentingnya keberadaan Pokja untuk memperlancar komunikasi dan pengawasan program.
Dalam rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Selasa (7/1/2025), ia mengungkapkan bahwa Pokja akan mempermudah legislatif mengawal target-target yang telah ditetapkan.
“Masyarakat membutuhkan kepastian kapan masalah sampah ini selesai. Mereka ingin sampah rumah tangga dapat diangkut rutin tanpa lagi ada tumpukan di depo atau TPS,” ujar Bambang Seno.
Usulan ini mendapat dukungan dari DLH Kota Yogyakarta, yang menyebut Pokja akan mengatasi dinamika operasional pengelolaan sampah yang terus terjadi setiap hari.
Baca juga: Penyebab Harga Cabai Rawit Merah di Wilayah Yogyakarta Makin Melejit
Target Tuntas April 2025
DLH Kota Yogyakarta optimis dapat menyelesaikan problem sampah pada April 2025.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH, Ahmad Haryoko, menjelaskan bahwa saat ini Kota Yogya menghasilkan sekitar 245 ton sampah per hari.
Meski sebagian besar sampah telah dikelola melalui berbagai unit pengolahan, seperti insinerator di Giwangan dan Sitimulyo, masih ada sisa sekitar 20 ton sampah yang menumpuk di depo.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemkot Yogyakarta berencana menambah tiga unit insinerator pada Maret 2025.
Unit-unit ini diharapkan mampu mengolah sisa sampah sehingga seluruh limbah dapat tertangani sebelum April.
“Ketiga alat ini sudah dalam proses pengadaan dan diharapkan mampu menekan tumpukan sampah,” tambah Haryoko.
Inovasi Pengangkutan Sampah Rumah Tangga
Sebagai langkah tambahan, mulai April 2025, DLH Kota Yogya akan menerapkan sistem pengangkutan sampah dari rumah tangga melalui transporter atau penggerobak.
| Plafonisasi BBM Kendaraan Dinas Pemkot Yogyakarta Diklaim Bisa Menghemat Anggaran Rp4 Miliar Setahun |
|
|---|
| Layanan Publik Tetap Normal Meski Ada WFH, Hasto Wardoyo Apresiasi ASN Pemkot Yogyakarta |
|
|---|
| Akhir Cerita Street Coffee Viral Jembatan Kewek Yogyakarta: Dirazia Satpol PP, Disentil Sekda DIY |
|
|---|
| 7 Pejabat Internal Pemkot Lulus Seleksi Administrasi Calon Sekda Kota Yogyakarta, Ini Daftarnya |
|
|---|
| Pemkot Yogya Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas, Dialihkan untuk Revitalisasi Lapangan hingga Trotoar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pengangkutan-sampah-di-Depo-Brigjen-Katamso-Jogja.jpg)