7 Pejabat Internal Pemkot Lulus Seleksi Administrasi Calon Sekda Kota Yogyakarta, Ini Daftarnya
Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk jabatan Sekda Kota Yogyakarta, Selasa (14/4/2026).
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta yang diikuti beberapa kandidat dari internal dan eksternal Pemkot mulai mengerucut.
Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut, pada Selasa (14/4/2026).
Berdasarkan pengumuman Nomor: 03/PANSEL/IV/YK/2026, dari delapan pendaftar yang masuk, sebanyak tujuh kandidat dinyatakan lulus dan berhak melaju ke tahapan berikutnya.
Ketujuh nama itu adalah:
- Agus Arif Nugroho (Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta)
- Agus Tri Haryono (Kepala Bappeda Kota Yogyakarta)
- Budi Santosa Asrori (Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta)
- Ignatius Trihastono (Kepala Dinkominfosan Kota Yogyakarta)
- Octo Noor Arafat (Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta)
- Patricia Heny Dian Anitasari (Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta)
- Raden Roro Andarini (Kepala BPKAD Kota Yogyakarta)
Sementara satu nama yang dinyatakan gugur adalah Taufik Jatmiko (Kepala Bagian Risalah Biro Sistem Informasi dan Dokumentasi Sekretariat Jenderal DPR RI) karena terkendala syarat usia.
Baca juga: Pemkot Yogya Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas, Dialihkan untuk Revitalisasi Lapangan hingga Trotoar
Verifikasi Kelayakan
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Yogyakarta, Sarwanto, memaparkan Tim Pansel sudah melakukan verifikasi berkas untuk menilai kelayakan persyaratan kedelapan kandidat yang masuk bursa calon Sekda.
Adapun Tim Pansel berisi figur-figur lintas kalangan, yang terdiri dari lima orang dengan komposisi ganjil untuk menjaga independensi proses penilaian.
Bertindak sebagai Ketua Pansel adalah Sekda DIY, dengan anggota yang melibatkan unsur akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Jika seluruh tahapan berjalan mulus tanpa kendala, publik tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui siapa saja kandidat yang bakal masuk tiga besar.
"Mudah-mudahan tidak mundur, ya. Targetnya untuk (pengumuman) tiga besar itu nanti di sekitaran bulan Mei," ungkap Sarwanto.
Harapan Wali Kota
Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan, bahwa pihaknya menginginkan figur Sekda yang tak hanya cakap menjalankan tugas administratif, tapi juga mampu memberikan warna baru bagi pemerintahan.
Mantan Kepala BKKBN RI itu membayangkan, betapa efektifnya roda pemerintahan jikalau memiliki Sekda yang proaktif dengan visi tajam tanpa harus selalu menunggu instruksi pimpinan.
"Saya berharap Sekda yang terpilih nanti bahkan memiliki kapasitas melebihi saya. Jadi, Sekda bisa berjalan sendiri tanpa harus didikte. Dengan begitu, cita-cita menjadikan Yogyakarta sebagai center of excellence dan center of referral dapat terwujud," ucapnya. (*)
| Pemkot Yogya Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas, Dialihkan untuk Revitalisasi Lapangan hingga Trotoar |
|
|---|
| Bursa Calon Sekda Kota Yogyakarta, Ada 8 Kandidat yang Mendaftar |
|
|---|
| Pemkot Yogyakarta Targetkan Tiap Kelurahan Punya Sekolah Lansia, Buka Peluang Kolaborasi |
|
|---|
| Pemkot Yogyakarta Terapkan WFH Tiap Jumat Mulai Besok, Wali Kota Hasto: Jangan Malah Wisata |
|
|---|
| Pemkot Yogya Gulirkan Padat Karya Infrastruktur di 10 Kelurahan, Serap Ratusan Tenaga Kerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Gedung-utama-Balai-Kota-Yogyakarta.jpg)