Pesan Polda DIY kepada Anggota Satpam di Daerah Istimewa Yogyakarta

Hujan deras tak menyurutkan semangat para anggota Satuan Pengamanan (Satpam) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Iwan Al Khasni
Dok. Tribunjogja.com
ILUSTRASI: Latihan dasar Satuan Pengamanan (Satpam) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hujan deras tak menyurutkan semangat para anggota Satuan Pengamanan (Satpam) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mengikuti peringatan HUT Satpam ke-44 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (5/1/2025).

Kegiatan sejatinya akan diisi dengan jalan sehat yang dihadiri ribuan Satpam bersama keluarga.

Namun karena cuaca di Kota Yogyakarta hujan deras, maka kegiatan diisi dengan talk show dan pembagian doorprize.

Dalam kesempatan ini Polda DIY melalui Ditbinmas menyatakan profesi satpam harus diemban dengan orang yang punya integritas dan mampu menjalankan tugas dengan maksimal demi keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja masing-masing. 

Direktur Binmas Polda DIY, Kombes Pol Tartono, mengatakan Yogyakarta berbeda dengan daerah lain. 

Sumber daya utamanya adalah sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan dan pariwisata. 

Satpam harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan di kedua sektor ini. 

"Keamanan di Jogja sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat, terutama orang tua yang ingin menyekolahkan anak-anaknya di sini," katanya.

HUT Satpam ke-44 di Mandala Krida, Dirbinmas Polda DIY : Satpam Profesi Mulia, Minggu (5/1/2025)
HUT Satpam ke-44 di Mandala Krida, Dirbinmas Polda DIY : Satpam Profesi Mulia, Minggu (5/1/2025) (TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA)

Selain itu, sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah juga sangat bergantung pada kondisi keamanan yang kondusif. 

Lebih lanjut, Tartono menekankan pentingnya komitmen pribadi setiap individu dalam menjaga keamanan.

"Polisi tidak meminta berlebihan. Satpam adalah profesi mulia yang harus menguasai berbagai hal di tempat kerjanya, mulai dari memahami karakteristik masyarakat sekitar, operasional kantor, hingga memberikan pelayanan terbaik," jelasnya, 

Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) DIY, Salva Saragih menyampaikan satpam memiliki kewenangan terbatas namun telah dilatih secara intensif. 

"Mereka telah dilatih selama 150 jam, mulai dari fisik, intelijen, hingga pelayanan tamu. Hal ini memungkinkan mereka untuk membantu tugas keamanan di kantor masing-masing," ujarnya.

Salva juga berharap agar para satpam dapat merasa bangga dengan profesinya. 

"Kami ingin membangun kebanggaan menjadi seorang satpam. Mereka adalah mitra Polri yang sangat penting," tambahnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved