Polisi Bakal Pasang Barikade Besi di Kawasan Malioboro saat Perayaan Tahun Baru

Polisi akan memasang pagar besi di sepanjang Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta saat malam perayaan pergantian tahun 2024/2025.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
Dokumentasi Humas Pemda DIY
Becak kayuh bertenaga alternatif beroperasi di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polisi akan memasang pagar besi atau barikade di sepanjang Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta saat malam perayaan pergantian tahun 2024/2025.

Pemasangan barikade ini untuk memudahkan petugas emergency dalam mengatasi hal-hal tak diinginkan saat kerumunan malam pergantian tahun.

"Pemasangan dimulai dari Teteg Malioboro sampai Titik Nol Kilometer akan dipasang sekat (barikade). Gunanya untuk memudahkan petugas melakukan penanganan," Kata Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma.

Pemasangan barikade akan dimulai pada 30 Desember dan dilanjut pada 31 Desember.

"Jadi pas malam tahun baru itu sudah terpasang semua untuk kenyamanan masyarakat," terang dia.

Kapolresta menjelaskan tidak akan ada manajemen lalu lintas yang terlalu rumit di kawasan Malioboro.

"Karena hanya sekat selebar satu meter, jadi tidak akan mengganggu lalu lintas. Justru akan memudahkan kendaraan darurat untuk melintas," imbuhnya.

Baca juga: Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Bantul Mulai Meningkat

Untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru, Polresta Yogyakarya telah menyiapkan 856 personel. 

Jumlah itu kemungkinan akan bertambah karena ada penebalan dari Polda DIY.

Selain itu, sejumlah posko pengamanan juga akan didirikan di titik-titik strategis, seperti Tugu Jogja, Teteg Malioboro, Gembira Loka Zoo, dan Titik Nol Kilometer.

Kapolresta juga telah mengantisipasi adanya gangguan keamanan dari para jukir dan pengamen. 

Pihaknya akan melakukan imbauan agar mereka tidak mengganggu kenyamanan pengunjung. 

"Beberapa kasus yang sudah terjadi sudah kami tindak lanjuti. Kami akan terus melakukan antisipasi karena hal ini bisa mengurangi minat wisatawan dan merusak citra Jogja," pungkasnya. (hda)
 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved