BEI Yogyakarta: Ada Tren Peralihan Investor Pasar Modal ke Instrumen Lain
Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta, Irfan Noor Riza menyebut tren investasi pasar modal di DIY
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Iwan Al Khasni
Di sisi lain, jumlah IPO dan dana yang dihimpun lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 79 perusahaan dengan pendanaan US$ 3,6 miliar.
“Meskipun menghadapi berbagai tantangan, kami tetap optimis terhadap prospek pasar modal Indonesia sampai akhir tahun 2024 dan menjelang tahun 2025. Kami juga berupaya meningkatkan kredibilitas, tata kelola perusahaan yang baik, dan potensi pasar modal Indonesia,” imbuhnya. (Tribunjogja.com/Maw)
Baca Juga
| Investor Pasar Modal di DIY Terus Bertumbuh, Tercatat ada 312.421 Investor per Januari 2026 |
|
|---|
| Kembali Gelar CMSE 2025, BEI Tegaskan Pasar Modal Milik Rakyat |
|
|---|
| Investor Pasar Modal Terus Meningkat, CMSE 2025 Hadirkan Pasar Modal untuk Rakyat |
|
|---|
| IHSG Berpotensi Terkoreksi, Pelaku Pasar Disarankan Bersikap Defensif |
|
|---|
| BEI Yogyakarta Yakin Fundamental Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat Usai Reshuffle Kabinet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/BEI-Yogyakarta-Ada-Tren-Peralihan-Investor-Pasar-Modal.jpg)