Wabup Sleman Minta TPID dan Stakeholder Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Saat Libur Nataru

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mendorong seluruh stakeholder terlibat dalam upaya pengendalian inflasi pada akhir tahun 2024

|
Dok. Pemkab Sleman
High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Alana Yogyakarta, Rabu (04/12/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mendorong seluruh stakeholder terlibat dalam upaya pengendalian inflasi pada akhir tahun 2024 di Sleman.

Pada High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Danang mengatakan TPID Sleman serta stakeholder perlu berkolaborasi dan bersinergi.

Khususnya dalam mengendalikan harga dan menjaga ketersediaan pasokan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025.

“Melalui kesempatan ini saya mengajak semua pihak untuk kembali menguatkan komitmen dalam upaya pengendalian inflasi. Terlebih, menjelang perayaan Hari Raya Natal dan tahun baru," katanya, Rabu (04/12/2024).

Pada kesempatan tersebut Danang juga berharap agar setiap perangkat daerah maupun anggota TPID Sleman dapat ikut melakukan pemantauan dan segera melaporkan jika terjadi gejala kelangkaan produk di pasar.

Baca juga: Pemda DIY Upayakan Penyediaan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

"Saya juga mengharapkan peran serta aktif para pelaku usaha untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan kebutuhan masyarakat serta memastikan ketersediaan barang menjelang sampai dengan setelah Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 ketersediaannya aman," sambungnya. 

Selain bersinergi dalam mengendalikan inflasi, ia juga mendorong agar pendapatan asli daerah dioptimalkan melalui sektor pariwisata selama momen libur Nataru 2024/2025.

Untuk itu, Dinas Pariwisata Sleman wajib memberikan pelayanan yang baik dan melakukan promosi yang efektif bagi potensi wisata Sleman. 

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Sleman Suyanto menambahkan Pemerintah Kabupaten Sleman telah melakukan beberapa upaya untuk mengendalikan inflasi, di antaranya dengan meningkatkan produktivitas pertanian untuk menjaga stabilitas pasokan pangan.

“Upaya lainnya dengan operasi pasar, pemetaan rantai distribusi, memastikan data kuota dan realisasi penyaluran BBM dan LPG bersubsidi, dan berbagai upaya lainnya,” imbuhnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved