HUT ke-22 Tagana,  Wabup Sleman Minta Relawan Perkuat Mitigasi Bencana 

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa meminta agar relawan Tagana Kabupaten Sleman menjadi garda terdepan dalam mitigasi bencana

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Dok Pemkab Sleman
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa ketika memimpin Apel Tagana dalam rangka HUT ke-22 tahun 2026 di halaman Markas Tagana Sleman, Jumat (27/3/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa meminta Tagana menjadi garda terdepan dalam mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan bencana.
  • Apel digelar dalam HUT ke-22 Tagana; Pemkab Sleman berkomitmen meningkatkan kapasitas relawan lewat pelatihan dan penguatan sinergi.
  • Kegiatan juga jadi ajang evaluasi dan koordinasi antar-relawan serta stakeholder, ditutup dengan potong tumpeng dan Tagana Bersholawat.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN--Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa meminta agar relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sleman menjadi garda terdepan, bukan hanya saat situasi darurat tetapi juga dalam upaya memperkuat mitigasi bencana.

Hal tersebut ditegaskan ketika memimpin apel Tagana pada Jumat (27/3/2026) malam, di halaman Markas Tagana Sleman.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Tagana Indonesia tahun 2026.

Dalam amanatnya, Danang memberikan apresiasi tinggi atas pengabdian luar biasa para relawan dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Mengingat Kabupaten Sleman memiliki berbagai potensi kerawanan bencana, ia menekankan bahwa kesiapsiagaan personel merupakan hal yang penting.

"Tagana harus menjadi garda terdepan yang selalu hadir, baik dalam upaya mitigasi, tanggap darurat, maupun pemulihan pascabencana," ujar Danang. 

Pemerintah Kabupaten Sleman, kata Danang, akan terus mendukung peningkatan kapasitas relawan.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan rutin, pelatihan teknis, hingga penguatan sinergi lintas sektoral agar Tagana semakin profesional dan tangguh.

"Sebagai relawan kemanusiaan yang terpercaya, Tagana harus selalu ada di tengah masyarakat saat situasi darurat. Kami berkomitmen penuh mendukung segala upaya penguatan kesiapsiagaan ini," katanya.

Baca juga: Dampak Hujan Angin di Sleman:  Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah Warga 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Sigit Indarto, melaporkan bahwa apel siaga ini bertujuan untuk mempererat koordinasi antar-relawan dan pemangku kepentingan. 

Selain itu, momentum HUT ke-22 ini menjadi bentuk syukur atas dedikasi Tagana selama dua dekade lebih di bidang penanggulangan bencana.

"Kegiatan ini adalah bentuk apresiasi atas loyalitas anggota sekaligus evaluasi untuk meningkatkan koordinasi dengan stakeholder terkait di masa depan," jelasnya. 

Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial DIY dan jajaran terkait.

Sebagai simbol syukur, Wakil Bupati Sleman melakukan prosesi potong tumpeng yang kemudian dilanjutkan dengan acara Tagana Bersholawat sebagai penutup rangkaian kegiatan.(*) 

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved