Rangkuman Pengetahuan Umum

Mengenal Mata: Struktur, Fungsi, dan Gangguannya - RPAL RPUL & Matematika untuk SD

Artikel berikut membahas mengenai indra penglihatan yaitu mata, dari struktur, fungsi, dan gangguannya.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Pinterest
Alat Optik Mata 

TRIBUNJOGJA.COM – Pada kali ini kita akan membahas mengenai indra penglihatan yaitu mata, dari struktur, fungsi, dan gangguannya.

Materi dilansir dari buku RPAL RPUL & Matematika untuk SD karya Prety Rosyidin, Taufiq Rahmat H, dan Ira Septa Ningrum.

Baca juga: Jenis-Jenis Pertambangan di Indonesia dan Letaknya: Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap SD

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang memiliki peran penting sebagai indra penglihatan.

Dengan kemampuan menangkap cahaya, mata memungkinkan manusia melihat dunia dalam berbagai warna dan bentuk.

Mata dilindungi oleh bagian-bagian seperti alis, kelopak mata, dan bulu mata yang masing-masing memiliki fungsi khusus untuk menjaga organ ini tetap sehat dan berfungsi optimal.

Organ luar mata terdiri dari:

1. Alis mata, berguna untuk mencegah masuknya keringat ke dalam mata.

2. Bulu mata, berguna untuk mengurangi cahaya yang masuk ke mata dan melindungi masuknya kotoran ke dalam mata

3. Kelopak mata, berfungsi untuk melindungi bola mata.

4. Kelenjar air mata, berfungsi untuk menghasilkan air mata.

Organ dalam mata terdiri dari: 

1. Kornea atau selaput bening, terdapat pada bagian luar bola mata yang melindungi lensa mata dan berfungsi untuk meneruskan cahaya yang masuk mata ke bagian retina.

2. Pupil atau biji mata, merupakan lingkaran hitam yang terletak di tengah mata, berfungsi mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke mata.

3. Iris atau selaput pelangi, terdapat di bagian bola mata dengan warna biru, hitam, atau cokelat, yang berfungsi untuk menggerakkan pupil.

4. Lensa mata, bersifat elastis dapat menebal dan menipis (daya akomodasi), berfungsi untuk memusatkan cahaya yang masuk ke mata agar bisa jatuh di retina.

5. Badan bening, berfungsi meneruskan cahaya yang telah melewati lensa kemudian menyampaikannya ke retina.

6. Otot mata, terdapat di luar bola mata yang berfungsi mengatur gerakan kedua bola mata

7. Retina atau selaput jala, bersifat peka terhadap cahaya, yang berfungsi untuk meneruskan rangsang cahaya ke saraf mata.

8. Saraf mata, merupakan penghubung antara sel saraf dalam retina dengan otak sebagai saraf pusat.

Cara kerja mata:

1. Cahaya memasuki mata melalui pupil

2. Lensa mata mengarahkan cahaya sehingga bayangan benda jatuh pada retina

3. Ujung-ujung saraf penerima yang ada di retina menyampaikan bayangan benda tersebut ke otak

4. Otak memprosesnya dan kita dapat melihat benda.

Gangguan pada mata:

1. Miopi (rabun jauh)

2. Hipermetropi (rabun dekat)

3. Presbiopi (mata tua)

4. Rabun senja

5. Buta warna

6. Astigmatis

7. Juling (strabismus).

Baca juga: Keberagaman Agama di Indonesia: Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap Sekolah Dasar

Dengan memahami fungsi dan cara kerja mata, kita dapat lebih bijak dalam merawatnya.

Langkah sederhana seperti, membaca dengan pencahayaan yang cukup, menjaga jarak pandang, dan menghindari paparan layar terlalu lama dapat menjaga mata tetap sehat.

Jika mengalami gangguan penglihatan, konsultasikan dengan dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

(MG Alya Hasna Khoirunnisa)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved