Penerimaan Mahasiswa Baru STIPRAM Naik 5 Persen, Program S1 Kepariwisataan Jadi Favorit

Mahasiswa baru STIPRAM berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Program S1 Kepariwisataan menjadi pilihan

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
PENGENALAN KAMPUS: Mahasiswa baru STIPRAM Yogyakarta mengikuti Kegiatan Pengenalan Kampus (KPK) 2025 di kampus setempat, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan diisi penyuluhan bekerja sama dengan BNN, Polda, dan lembaga antikorupsi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta mencatat kenaikan jumlah penerimaan mahasiswa baru pada tahun ajaran 2025/2026. Hingga Sabtu (30/8/2025), jumlah mahasiswa baru yang diterima mencapai 460 orang, naik sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STIPRAM, Dr. M. Nur Syamsu, menjelaskan bahwa dari total tersebut, 161 mahasiswa diterima pada program D3 Perhotelan dan 299 mahasiswa pada program S1 Kepariwisataan.

“Proses penerimaan masih berlangsung hingga 6 September 2025, dan diharapkan jumlah mahasiswa baru terus bertambah, terutama dari jalur transfer yang saat ini tercatat sebanyak 65 mahasiswa. Kami bersyukur meski tipis namun ada kenaikan, salah satunya karena PTN sudah menutup pendaftaran,” ujarnya.

Mahasiswa baru STIPRAM berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Program S1 Kepariwisataan tetap menjadi pilihan paling diminati. Untuk menyambut kedatangan mahasiswa baru, STIPRAM menyelenggarakan Kegiatan Pengenalan Kampus (KPK) selama satu pekan ke depan.

“Dalam kegiatan ini, berbagai penyuluhan diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Polda, serta pihak anti korupsi, guna memberikan edukasi dan memperkenalkan lingkungan kampus kepada mahasiswa,” tambah Nur Syamsu.

Ketua STIPRAM, Suhendroyono, menekankan bahwa kampusnya memiliki sejumlah program unggulan untuk memperkuat daya saing lulusan. “STIPRAM juga memiliki program unggulan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dan kesempatan magang di luar negeri, yang semakin memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa,” katanya.

Selain itu, Suhendroyono menyampaikan bahwa STIPRAM memberikan beasiswa KIP Kuliah kepada 27 mahasiswa. Program ini memungkinkan penerima beasiswa menempuh pendidikan tanpa biaya hingga lulus serta memperoleh biaya hidup selama kuliah di Yogyakarta.

“STIPRAM juga mencatat peringkat pertama di LLDIKTI Wilayah 5 untuk kerjasama program S1 dengan berbagai instansi di luar negeri, yang kini menjalin kemitraan dengan 52 mitra internasional. STIPRAM berharap bisa mencetak sumber daya manusia unggul di bidang pariwisata, berkontribusi positif bagi perkembangan industri pariwisata nasional,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved