Baksonya Tumpah Berserakan Jadi Pembuka Jalan Rezeki Berlimpah Pak Dodo

Bahkan, ia pernah tak bisa menyetor uang kepada bosnya karena dagangannya tak laku

ist
Pak Dodo di penjual bakso 

TRIBUNJOGJA.COM - Jakarta selalu punya cerita.

Di sudut Kanal Banjir Timur (KBT), seorang pria paruh baya bernama Dodo, 57 tahun, terus memanggul dagangan bakso cuankinya meski tubuhnya tak lagi muda.

Sosoknya menarik perhatian setelah kisahnya diabadikan oleh konten kreator Donny Ramadhan.

Dodo mengenakan kaos dan celana hitam serta topi lusuh.

Saat Donny menghampirinya untuk membeli bakso, Dodo mengaku sering merasa pusing ketika berjualan.

"Tumpah semuanya, banyak yang nyumbang," kata Dodo, mengenang kejadian saat ia terjatuh karena pusing hingga dagangannya berserakan.

Dodo bercerita bahwa ia telah berjualan cuanki sejak tahun 2009.

Baca juga: KASUS Mahasiswa di Bangkalan Jawa Timur Akhiri Hidup Kekasihnya Asal Tulungagung

Berasal dari Singaparna, Tasikmalaya, ia memilih bertahan di Jakarta setelah istrinya meninggal dunia.

“Di kampung enggak ada kerjaan, ngojek sepi,” ungkapnya.

Meski penghasilannya tak menentu, Dodo tetap memilih berjuang sendiri.

"Enggak mau ngandelin anak," ucapnya tegas.

Bahkan, ia pernah tak bisa menyetor uang kepada bosnya karena dagangannya tak laku.

“Paling nitip gitu,” tambahnya.

Pada akhir pertemuan, Donny memberikan kejutan dengan memborong dagangan Dodo. Ia juga menyerahkan uang Rp 2 juta dari dokter Richard Lee untuk Dodo.

“Ini rezeki buat bapak,” kata Donny. Raut wajah Dodo sempat bingung menerima uang sebanyak itu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved