Tips Kesehatan

Deteksi Gangguan Irama Jantung dengan Wearable Devices seperti Smartwatch

Dengan kemajuan dalam teknologi sensor dan pengolahan data, wearable devices seperti smartwatches  telah mengalami revolusi dalam pemantauan kesehatan

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
TechRadar
ilustrasi Smartwatch 

TRIBUNJOGJA.COM - Tak hanya untuk gaya-gayaan, smartwatches kini telah menjadi bagian untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup. 

Dengan kemajuan dalam teknologi sensor dan pengolahan data, wearable devices seperti smartwatches  telah mengalami revolusi dalam pemantauan kesehatan pribadi. 

Termasuk dalam kemampuan untuk mendeteksi gangguan irama jantung (aritmia) secara real-time

Melansir dari laman Ditjen Yankes Kemenkes, wearable devices menggunakan berbagai metode untuk mendeteksi gangguan irama jantung, seperti :

1. Pemantauan Detak Jantung 

Sensor optik di dalam smartwatch atau patch monitor mengukur detak jantung secara terus-menerus.

Algoritma cerdas diterapkan untuk mengenali pola detak jantung yang tidak normal, seperti fibrilasi atrium.

2. Teknologi ECG

Perangkat yang dilengkapi dengan teknologi ECG dapat merekam sinyal listrik dari jantung dan menghasilkan grafik yang menunjukkan pola detak jantung.

Ini memungkinkan untuk diagnosis lebih akurat terkait gangguan irama jantung.

3. Penggunaan Machine Learning

Beberapa wearable devices menggunakan teknologi machine learning untuk menganalisis pola detak jantung dan mengidentifikasi anomali yang menunjukkan adanya aritmia.

Jenis Wearable Devices 

Beberapa perangkat yang umum digunakan untuk mendeteksi gangguan irama jantung meliputi:

1. Smartwatch 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved