Pilkada Kota Yogyakarta 2024

Kondusif! Kampanye Akbar Heroe-Pena Bebas dari Timbulan Sampah

Meski ribuan massa dari berbagai kalangan berkerumun di venue, timbulan dan potensi tumpukan sampah berhasil diantisipasi dengan baik oleh panitia.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Azka Ramadhan
Para relawan tampak melakukan proses pemilahan sampah di booth khusus yang disediakan di venue kampanye akbar Heroe-Pena, di Lapangan Parkir Stadion Mandala Krida, Kota Yogya, Sabtu (23/11/24). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemandangan menarik tersuguh di sepanjang kampanye akbar Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogya, Heroe Poerwadi-Sri Widya Supena, di Lapangan Parkir Stadion Mandala Krida, Minggu (23/11/24).

Bagaimana tidak, meski ribuan massa dari berbagai kalangan berkerumun di venue, timbulan dan potensi tumpukan sampah berhasil diantisipasi dengan baik oleh panitia penyelenggara.

Berdasarkan pengamatan Tribunjogja.com di lapangan, selain menempatkan titik-titik pembuangan di tempat strategis, tim juga menyiagakan personel yang ditugaskan khusus untuk menyisir sampah-sampah pengunjung yang tercecer.

Tidak berhenti sampai di situ, sampah-sampah yang sudah terkumpul pun tidak sebatas diangkut keluar dari venue begitu saja.

Namun, limbah-limbah itu lebih dahulu dipilah, antara organik dan anorganik.

Pemilahan sampah dilakukan secara spesifik di sebuah booth yang ditempatkan tepat di sisi selatan pintu masuk pengunjung.

Di lokasi itu, para relawan yang didominasi anak muda, tampak tekun memilah sampah demi sampah .

Anggota DPR RI Fraksi PAN, Totok Daryanto, yang tampil sebagai juru kampanye (jurkam) Heroe-Pena , menegaskan komitmen paslon 01 dalam mengatasi problem persampahan di Kota Pelajar.

"Calon kita, Pak Heroe dan Mas Pena siap bersama masyarakat untuk mengatasi masalah sampah secepat-cepatnya," tandasnya, yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan hadirin.

Totok yang kini duduk di Komisi XII yang membidangi lingkungan hidup, menandaskan, bahwa penanganan sampah merupakan tanggung jawab pemerintah, sebagai bagian dari pelayanan untuk warga masyarakat.

Sehingga, tidak ada alasan bagi kepala daerah, terutama di Kota Yogya, untuk menghindar dan lepas tangan dari polemik yang sudah berkepanjangan itu.

"Makanya saya matur di sini, soal sampah itu urusannya pemerintah. Yang dibayar dengan pajak itu kan pemerintah, berarti yang wajib mengurus rakyat ya pemerintah," cetusnya.

"Maka, nanti Pak Heroe dan Mas Pena harus secepatnya menyelesaikan persoalan sampah, itu di undang-undang jelas sudah diatur," tambah politikus senior PAN tersebut.

Totok pun menyebut, pasangan calon Heroe-Pena sudah menyiapkan program-program khusus, untuk menyelesaikan problem persampahan.

Bahkan, jurus-jurus itu sudah disampaikan kepada masyarakat luas sepanjang masa kampanye.

Oleh sebab itu, menurutnya, jika publik ingin melihat Kota Yogya yang bersih dan terbebas dari masalah limbah, Heroe-Pena adalah figur yang paling tepat untuk dipilih di Pilkada 2024 nanti.

"Tekad pertama yang akan dilakukan dalam pemerintahan Heroe-Pena jika nanti terpilih jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota adalah mengusulkan perubahan APBD 2025, untuk memberikan perhatian khusus pada masalah sampah," katanya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved