Pilkada Kota Yogya 2024

KPU Gelar Nobar Debat Perdana Pilkada Kota Yogya 2024 di 45 Titik

KPU Kota Yogya bakal menggelar acara nonton bareng (nobar) agenda debat perdana Pilkada 2024, pada Jumat (8/11/2024) malam

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/AZKA RAMADHAN
Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Yogya, Agus Muhamad Yasin. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - KPU Kota Yogya bakal menggelar acara nonton bareng (nobar) agenda debat perdana Pilkada 2024, pada Jumat (8/11/2024) malam.

Sesuai jadwal, debat perdana bakal berlangsung di Hotel Tara, Jalan Magelang dan disiarkan secara live melalui kanal youtube KPU Kota Yogya.

Namun, Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Yogya, Agus Muhamad Yasin, mengatakan, bahwa nobar tidak dibuka untuk umum.

Artinya, 150 hadirin yang dialokasikan di setiap titik nobar, hanya dapat digunakan untuk tamu undangan yang berasal dari ragam kalangan.

"Yang bisa ikut cuma warga yang terundang. Masyarakat umum bisa menyaksikan siaran langsung di youtube," katanya, Kamis (7/11/2024).

Baca juga: Afnan-Singgih Temui Puluhan Pendeta dan Aktivis Gereja Kristen di Kota Yogya

Tamu undangan yang dimaksud antara lain, para pemangku wilayah, seperti lurah, kapolsek, danramil, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok disabilitas, perempuan, pemilih pemula, hingga ketua RT dan RW.

Sementara, untuk lokasi nobar, pihaknya memanfaatkan kantor kelurahan setempat dan ruang-ruang strategis yang dekat dengan permukiman warga.

"Jadi, 45 titik itu berbasis kelurahan. Tapi, tidak semuanya di balai kelurahan. Ada juga di tempat-tempat yang dekat dengan komunitas masyarakat," ungkapnya.

Melalui agenda tersebut, ia berharap, visi-misi dan apa yang disampaikan para paslon di debat Pilkada 2024 benar-benar bisa terserap oleh publik.

Sehingga, tahapan pesta demokrasi yang bergulir ini tidak sebatas prosedural semata, namun sampai ke aspek substansial.

"Debat kan tidak sekadar formalitas, tapi ada isu-isu yang disampaikan para paslon. Itu harus sampai ke masyarakat, supaya mereka aware dan ikut berpartisipasi," urainya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved